Thursday , April 12 2018
Home / bandung raya / DLH Menjadi SKPD Termalas
SERAHKAN BENDERA: Sekda KBB Aseng Djunaedi memberikan bendera berwarna hijau sebagai bentuk penghargaan kepada SKPD yang memiliki tingkat kerajinan terbaik kepada Dinas Pertanian pada apel pagi yang dilaksanakan rutin setiap hari senin.

DLH Menjadi SKPD Termalas

darikita.com – NGAMPRAH – Pelaksanaan apel yang digelar di lingkungan Pemkab Bandung Barat pada Senin (2/4) menjadi ajang penilaian yang dilakukan oleh Sekda Kabupaten Bandung Barat Aseng Djunaedi.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menjadi peserta apel terbaik, sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menjadi yang terburuk dengan jumlah peserta  dari PNS yang kebanyakan mangkir untuk apel pagi.

Aseng menilai, kedisiplinan PNS dapat terlihat dari tingkat kehadiran saat apel. Sebab, tidak hadirnya dalam apel pagi mencerminkan PNS malas dan memiliki kinerja buruk.

Untuk itu, dia meminta peningkatan kedisiplinan agar terus ditingkatkan. Bahkan untuk memacunya kedisiplinan pegawai pihaknya akan menerapkan reward and punishment menimbulkan efek lebih giat dan termotivasi untuk hadir lebih awal.

“Kami melihat setiap minggunya tingkat kehadiran PNS untuk apel mengalami perbaikan. Karena kami akan memerikan sanksi tegas kepada PNS yang malas dan tidak disiplin,’’ucap Aseng.

Untuk itu, sebagai bentuk perhatian bagi seluruh PNS dilingkungan Pemkab Bandung Barat pihaknya sengaja memberikan bendera hijau dengan logo Kabupaten Bandung Barat untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang rajin. Sedangkan bendera hitam diberikan untuk SKPD termalas.

’’ Jadi dengan diberikan bendera, diharapkan bisa lebih meningkatkan motivasi para pegawai untuk lebih baik lagi dan membuat para kepala SKPD untuk lebih mendisiplinkan para staf-nya,’’kata dia.

Selain itu, pemberian sanksi juga akan diberikan kepada para pegawai yang kerap mangkir dan tidak mengindahkan kedisiplinan serta peraturan yang berlaku. Namun diakui peningkatan kehadiran PNS terus mengalami kenaikan.

’’Awalnya kehadiran hanya 600 orang. Terakhir kehadiran peserta pada apel pagi mencapai 1.432 orang dari 2.000-an pegawai di lingkungan pemkab,” jelasnya.

Dia juga berharap, profesionalisme dalam melayani masyarakat juga harus ditunjukkan. Sebab, pelayanan kepada masyarakat menjadi utama.

“Pelayanan publik menjadi hal utama sehingga dibutuhkan sikap profesionalisme, disiplin dan kerja keras dalam menjalankan tugas setiap harinya,” tandasnya. (drx/yan)

Check Also

Berikan Ruang Konsultasi Perawatan Ginjal

darikita.com – SOREANG – Sekitar 245 orang pasien perawatan ginjal Instalansi Hemodialisa Rumah sakit Al ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *