Senin , 17 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / Antiklimaks Nyonya Tua
Istimewa GAGAL MENANG: Nyonya Tua Juventus gagal meraih poin penuh saat berhadapan dengan Frosinone, kemarin.

Antiklimaks Nyonya Tua

darikita.com, TURIN – Top, flop, habis itu flop lagi. Begitulah pencapaian yang dialami oleh dua tim yang musim lalu menjadi juara dan runner up, Juventus serta AS Roma. Ketika Juventus ditahan imbang oleh Frosinone dengan skor 1-1, Roma justru dikalahkan oleh tuan rumah Sampdoria dengan skor tipis 1-2.

Istimewa GAGAL MENANG: Nyonya Tua Juventus gagal meraih poin penuh saat berhadapan dengan Frosinone, kemarin.
Istimewa
GAGAL MENANG: Nyonya Tua Juventus gagal meraih poin penuh saat berhadapan dengan Frosinone, kemarin.

Bagi Juve, penampilan mereka kemarin merupakan antiklimaksi setelah pada dua laga terakhir klub berjuluk Si Nyonya Tua itu berhasil meraih kemenangan atas Manchester City dan Genoa.

Sebelumnya, Juventus sempat unggul melalui gol Simone Zaza pada menit ke-50. Namun, kemenangan yang sudah depan mata harus pupus lantaran gol tandukan penyeimbang yang dicetak Leonardo Blanchard pada menit ke-92. Gol tersebut tercipta berkat umpan sepak pojok Danilo Soddimo.

Kekalahan tersebut ditanggapi pelatih Juventus Allegri dengan cukup santai. Menurutnya, timnya bisa menang melawan siapa saja dan Juve juga bisa saja kalah dari siapa saja. ”Apakah saya marah? Tidak, saya hanya kecewa,” ucapnya usai pertandingan sebagaimana dilansir Football Italia.

Allegri merasa kecewa lantaran timnya sudah bermain bagus dengan tidak memberikan peluang kepada lawan. Namun pada menit akhir gawang Si Nyonya Tua harus kebobolan.

”Kami kebobolan melalui sepak pojok karena tidak mampu mengontrol situasi. Kami tak seharusnya memberikan peluang kepada lawan untuk menyamakan kedudukan,” lanjut pelatih 48 tahun itu.

Alhasil, Juventus masih tertahan di posisi ke-13 dengan koleksi lima poin dari lima pertandingan. Mereka terpaut sepuluh poin dari Inter Milan yang bertengger di puncak klasemen. ”Kami harus membayar situasi ini dengan posisi klasemen. Ada banyak pemain muda yang tak terbiasa berada di klub besar. Mereka akan belajar dari kesalahan ini,” tutur Allegri.

Meski mampu menahan imbang Juventus, pelatih Frisinone Roberto Stellon masih kurang puas. Menurutnya, pertandingan kemarin bukanlah penampilan terbaik tim asuhannya tersebut. Sebab, dia nmengakui, Juventus telah berhasil menekan Frisinone sehingga mereka tidak mampu melancarkan serangan

”Saya senang, karena poin ini begitu penting untuk menambah kepercayaan diri kami,” kata Stellone.

Peluang yang kerap diciptakan oleh para pemain Juventus dianggap Stellone seharusnya membuat Juventus pantas untuk menang. ”Tetapi, kami terus mencoba untuk menyerang mereka dan menghentikan permainan mereka,” tambahnya.

Sementara itu, bunuh diri yang dilakukan bek tengah Roma Kostas Manolas lima menit sebelum pertandingan berakhir langsung m embuyarkan satu angka yang bakal dibawa pulang oleh skuad asuhan Rudi Garcia dari Stadion Marassi, kandang Sampdoria.

Hasil ini adalah kekalahan pertama tim ibukota dan membuat peringkat mereka melorot ke nomor sembilan di klasemen sementara. Hasil ini jelas membuat Direktur Olahraga Roma Walter Sabatini kecewa berat.

”Di Italia, Anda wajib untuk menghormati lawan dengan berusaha menampilkan permainan terbaik. Saya kecewa karena kami hanya membawa pulang satu poin dari dua laga,” keluhnya seperti dilansir kanal televisi Roma Channel.

Garcia juga sependapat dengan Sabatini yang mengatakan bahwa mereka seharusnya bisa timnya tidak layak untuk kalah. ”Ketika skor 1-1, aku merasa bahwa kami layak mendapatkan lebih. Jadi, Anda bisa membayangkan perasaan saya setelah kalah,” tuturnya seperti dilansir Mediaset. (okt/apu/asp)

Check Also

Jamin Pelaksanaan Mudik Aman

CIMAHI – Untuk membe­rikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara yang akan mudik melintasi jalur Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *