Selasa , 18 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / Basket Memikat Hati Saya
ISTIMEWA BERI INSTRUKSI: Coach Octaviarro Romely Tamtelahitu terlihat memberikan arahan kepada para pemainnya saat pertandingan persahabatan, kemarin malam (29/10).

Basket Memikat Hati Saya

Coach Ocky: You Are What You Think You Are

darikita.com, Nama Octaviarro Romely Tamtelahitu bukanlah nama yang asing di dunia basket profesional Indonesia. Pada era terakhir Indonesian Basketball League dan menjelang dimulainya NBL Indonesia 2010-2011, pria yang akrab disapa Ocky Tamtelahitu masih tercatat sebagai asisten pelatih dari Muba Hangtuah IM Sumatera Selatan.

Pada musim perdana NBL Indonesia, Ocky Tamtelahitu hengkang dari NBL Indonesia dan menjadi pelatih kepala Satria Muda di ajang ASEAN Basketball League.

Melihat banyaknya prestasi yang telah diraih hingga kini, Ocky mengaku hal tersebut dia dapatkan dengan dukungan penuh dari keluarga. Sang ibu yang aktif di dunia olahraga pelajar dan ayah yang juga menjadi dosen di FPOK UPI itu membentuk karakternya, karena memiliki lingkungan yang tidak jauh dari dunia olahraga. Kedua kakaknya pun menjadi inspirasinya.

’’Saya suka olahraga. Waktu kecil saya dikenalkan ke banyak cabang olahraga, namun saya pikir basket memikat hati saya sampai hari ini,’’ ujarnya kepada Bandung Ekspres setelah mempin latihan JNE Bandung Utama belum lama ini.

Bahkan, keluarga kecil yang dimilikinya saat ini dirasakannya sebagai anugerah, karena terus mensupport kariernya tanpa henti. Meski terpisah jarak karena keluarganya kini masih bermukim di Jakarta, tapi tak lantas membuatnya kehilangan support dari mereka. Pria kelahiran Jakarta ini juga mengaku terbantu dengan banyaknya media yang bisa membuatnya tetap berkomunikasi dengan keluarga. ’’Saya tiap week end pulang. Tapi mereka juga kalau sedang kangen, suka tiba-tiba datang ke lapangan. Ke depannya saya juga akan mengajak mereka tinggal di Bandung untuk bersama-sama membesarkan basket di sini,’’ kata dia.

Ayah dari Erika Robyn Tamtelahitu dan Kenna Estella Tamtelahitu ini mengatakan, banyak gambaran hidup yang didapatnya dari basket. Dia mampu belajar melihat orang, kerja sama tim, kehidupan sosial, akurasi, disiplin dan lain sebagainya. Karena kecintaannya terhadap dunia basket itu, dia mengaku tidak memiliki background pendidikan formal yang tinggi. Meski pernah mengenyam pendidikan di Perbanas dan Universitas Nasional, namun dia mengaku ingin tetap fokus di basket yang mengakibatkan pendidikan formalnya terbengkalai hingga kini.

’’Saya pikir, pendidikan non formal pun baik. Saya kenal internet pada tahun 99, nah saya belajar dari situ juga. Ada pula dari coaching klinik dengan bermain dan dilatih sama pelatih asing, dan berkomunikasi dengan sesama pelatih dari milis luar,’’ paparnya.

Selama menjadi pemain, posisi sebagai point guard mendorongnya kepada posisi pelatih. Dengan diberi banyak porsi untuk mengatur jalannya pertandingan kepada rekan satu timnya, dia menjadi asisten pelatih di lapangan.

Sepanjang sepak terjangnya di dunia basket diakuinya semua moment berharga. ’’Salah satu highlight saja, bersyukur sekali begitu punya anak pasti saya juara. Saya punya dua. Jadi saya mikir apakah tiap musim saya musti bikin anak biar juara terus?,’’ candanya.

Sejak menjadi pemain hingga menjadi pelatih, dia terus mengembangkan diri untuk menjadi lebih baik. Kata-kata yang menginspirasinya seperti you are what you think you aredan what comes around goes around diaplikasikannya kepada dirinya sendiri dan juga kepada anak didiknya. Dia begitu tertarik untuk membuat semua orang lebih baik melalui bola basket.

’’Tantangannya jadi lebih baik tiap hari. Saya terjemahin hal itu ke tim juga agar terus menunjukkan progress. Memang nggak gampang. Tapi kalau kita membina tapi nggakmenantang diri sendiri, jangan bilang diri kita Pembina. Contohnya, semua orang tahu dulu saya perokok berat, tapi pas masuk Bandung Utama karena saya mau selalu lebih baik, saya berhenti merokok. Dan disitulah tantangannya,’’ imbuhnya.

Karena merasa mendapatkan banyak hal dari basket, Ocky yang juga hobi menunggangi motor besar ini berharap dapat memberikan sumbangsih terbaiknya terhadap kemajuan basket di Bandung, Jawa Barat dan Indonesia. (far/asp)

Check Also

Terpacu dengan Suntikan Semangat Coach Ocky

Tak Kenal Putus Asa darikita.com, Membayangkan menjadi pemain basket yang memiliki postur tinggi, tegap, lincah di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *