Senin , 17 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / Bergerak Demi Kota Sehat
DOKUMENTASI DISKOMINFO KOTA BANDUNG UPAYA UNTUK SEHAT: Tim Verifikasi Penilaian Kabupaten Kota Sehat Tingkat Pusat saat berkunjung ke Pendopo Kota Bandung (7/9). Tim diterima langsung oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Ketua FPBS Atalia Kamil serta sejumlah kepala SKPD terkait.

Bergerak Demi Kota Sehat

DOKUMENTASI DISKOMINFO KOTA BANDUNG  UPAYA UNTUK SEHAT: Tim Verifikasi Penilaian Kabupaten Kota Sehat Tingkat Pusat saat berkunjung ke Pendopo Kota Bandung (7/9). Tim diterima langsung oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Ketua FPBS Atalia Kamil serta sejumlah kepala SKPD terkait.
DOKUMENTASI DISKOMINFO KOTA BANDUNG
UPAYA UNTUK SEHAT: Tim Verifikasi Penilaian Kabupaten Kota Sehat Tingkat Pusat saat berkunjung ke Pendopo Kota Bandung (7/9). Tim diterima langsung oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Ketua FPBS Atalia Kamil serta sejumlah kepala SKPD terkait.

darikita.com, KOTA Bandung ikut serta dalam lomba Kabupaten-Kota Sehat Tingkat Nasional 2015. Atas partisipasi ini, Tim Verifikasi Penilaian Kabupaten Kota Sehat Tingkat Pusat berkunjung ke Pendopo. Tim diterima langsung oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Ketua Forum Peduli Bandung Sehat (FPBS), Atalia Kamil serta kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Kamil menyebut bahwa ada tiga unsur dalam indeks pembangunan manusia, yakni pendidikan, kesehatan dan dan daya beli atau ekonomi. Dalam unsur kesehatan, Pemkot Bandung melalui Dinas Kesehatan Kota Bandung berkomitmen dan berupaya memberikan akses dan pelayanan yang nyaman bagi warga Bandung. Salah satunya melalui pelayanan masyarakat Puskesmas 24 Jam.

’’Kami terus bergerak. Sekarang sudah punya Puskesmas 24 jam,’’ ujar dia (7/9).

Program lainnya yang beirisan dengan kesehatan adalah program unggulan yang mendapat penghargaan nasional. yaitu program penurunan ibu dan anak yang bernama Katresna Sadaya. Program ini mendampingi ibu hamil di Kota Bandung. ’’Pak RW didampingi tim dari Dinkes mendampingi dan memastikan ibu hamil hingga melahirkan,’’ katanya.

Dia menambahkan, rencananya Pemkot akan membesarkan volume Katresna hingga terus angkanya turun. Supaya, angka kematian ibu dan anak akan menurun dengan ikatan sosial.

Pemkot Bandung juga memiliki program kesehatan yang sifatnya evolutif. Seperti, One Day No Rice di hari Senin, untuk mengurangi konsumsi nasi dan untuk mengurangi diabetes. Selasa Tanpa Rokok, yang sudah dilakukan di salah satu RW di kecamatan Buah Batu. Selain itu ada Jumat Bersepada. Kombinasi dari preventif dan kuratif tersebut adalah inovasi yang telah terwujud di Kota Bandung.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Pusat Kabupaten Kota Tingkat Nasional Dedi Mulyana mengatakan, ada 21 Provinsi yang mengikuti lomba kabupaten kota sehat. Yang membanggakan dari 34 provinsi ada 21 provinsi yang potensial. Salah satunya adalah Jawa Barat. ’’Dan Jawa Barat identik dengan Bandung,’’ tandas Dedi.

Sebelumnya pada tahun 2014, Kota Bandung juga mendapat predikat Kota Sehat Kategori Swasti Saba Padapa (2 tatanan wajib) Provinsi Jawa Barat tahun 2014. Predikat ini diberikan oleh Provinsi Jawa Barat dan diterima oleh Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial. ’’Saya atas nama Pemerintah Kota Bandung berterimakasih dan mengapresiasi kepada seluruh warga Kota Bandung yang telah berupaya menciptakan Kota Bandung sebagai kota yang sehat sehingga mendapatkan dari Provinsi Jawa Barat,’’ ucapnya saat itu.

Hal serupa dikatakan Ketua TP PKK Kota Bandung Atalia Kamil sebagai dewan penasehat Forum Kota Sehat Kota Bandung. Menurutnya, dari sekian predikat, penghargaan Swasti Saba Padapa ini berkat dukungan seluruh elemen masyarakat di kewilayahan. ’’Kedepannya kita akan terus dukung tingkatkan program kota sehat ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ pungkasnya.

Beberapa waktu lalu saat memperingati Hari Lingkungan Sedunia, Oded pun berpartisipasi dalam gerak jalan bersama komunitas peduli lingkungan hidup. Oded mengharapkan agar semua aspek yang sangat peduli lingkungan dapat berkolaborasi untuk menciptakan Bandung yang lebih sehat.

’’Mari kita bersama berkolaborasi mulai dari Pemkot, hijau lestari, dan kelompok peduli lingkungan lainnya untuk bersama membersihkan Bandung dan menciptakan lingkungan sehat di Bandung,” tandasnya. (rm/tam)

Check Also

Jamin Pelaksanaan Mudik Aman

CIMAHI – Untuk membe­rikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara yang akan mudik melintasi jalur Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *