Selasa , 18 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / Di Makkah, Aher Tetap Berkurban di Pakuan
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES RIBUAN WARGA ANTRE : Sejumlah warga turut antre pembagian daging kurban di Masjid Raya Jawa Barat, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Kamis (24/9). Tahun ini Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Jawa Barat membagikan daging kurban sebanyak 4000 bungkus dengan berat per bungkusnya sekitar 0,5 kilogram.

Di Makkah, Aher Tetap Berkurban di Pakuan

FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES  RIBUAN WARGA ANTRE : Sejumlah warga turut antre pembagian daging kurban di Masjid Raya Jawa Barat, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Kamis (24/9). Tahun ini Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Jawa Barat membagikan daging kurban sebanyak 4000 bungkus dengan berat per bungkusnya sekitar 0,5 kilogram.
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
RIBUAN WARGA ANTRE : Sejumlah warga turut antre pembagian daging kurban di Masjid Raya Jawa Barat, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Kamis (24/9). Tahun ini Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Jawa Barat membagikan daging kurban sebanyak 4000 bungkus dengan berat per bungkusnya sekitar 0,5 kilogram.

darikita.com, BANDUNG – Walupun saat ini Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sedang menunaikan ibadah haji, namun dirinya tetap berkurban lima ekor sapi di kediamannya di Gedung Pakuan kemarin. Sementara itu, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar yang saat ini berada di Australia juga memberikan hewan kurban sama dengan menyembelih lima ekor sapi.

Sedangkan, Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemprov Jabar menyumbang sebanyak 1.202 hewan kurban. Rinciannya, PNS menyumbangkan 544 sapi dan 658 kambing. Hewan kurban ini juga sudah disebarkan ke berbagai daerah di Jawa Barat.

”Sesuai dengan keinginan beliau Pak Gubernur kurban lima ekor sapi, Pak Wagub juga sama,” kata Plh Gubernur sekaligus Plt Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa ketika ditemui usai salat Ied di Masjid Raya Bandung, kemarin (23/9).

Menurutnya, hewan kurban miliki mereka pun disebar ke sejumlah titik. Salah satunya, seekor sapi milik Aher diserahkan ke panitia kurban di Masjid Raya Bandung.

Iwa Berharap, dalam distribusinya nanti hewan kurban ini akan diberikan kepada masyarakat yang berhak dengan disebar di berbagai daerah. Sementara itu, berdasarkan rilis yang diterima redaksi dari Biro Humas dan Protokoler keberadaan Gubernur sebagai peserta ibadah haji tahun ini merupakan anggota kloter haji biasa dengan Kloter 67 JKS. Ahmad Heryawan direncanakan akan membarikan khutbah di Arafah di maktab tendanya.

Dalam laporan langsung dari Makkah oleh Sekpri Gubernur, Ade Sukalsah, kepada Humas Pemprov Jawa Barat, Rabu (23/9), Aher berangkat dan kemudian berbaur bersama di tenda tanpa ada pelayanan khusus.

”Tidak ada pelayanan yang dikhususkan di tenda reguler, kaya miskin, tua muda, pejabat atau bukan, termasuk juga yang dirasakan Gubernur Jabar,” katanya melalu sambungan telpon langsung.

Khutbah Arafah adalah adalah puncak dari prosesi kegiatan inti haji yakni Wukuf di Arafah yang akan digelar Rabu siang ini waktu setempat. Khutbah ini juga menjadi prosesi yang terakhir dilakukan dalam ibadah haji terakhir (haji wadda) Rasullah SAW pada 10 Hijriah.

Menurut Ade, Maktab 69 tersebut menjadi saksi kebersahajaan Aher yang selain Gubernur, juga Amirul Hajj bagi jamaah Jabar. Selain bercengkrama, Gubernur juga makan-minum bersama jemaah, serta tidur dan terjaga beralas karpet seperti umumnya dilakukan jemaah biasa.

”Padahal begitu sampai, cuaca Arafah di siang hari saat ini terasa sangat terik yaitu sekitar 42 derajat celcius. Untungnya tahun ini sudah ada tiga unit air conditioner di tenda jemaah reguler,” kata Ade.

Karpet pun cukup memadai. Hanya sayang, lanjut Ade, kondisi toilet masih minim yakni hanya 20 unit bagi laki-laki dan 20 unit bagi perempuan yang diperuntukan bagi satu maktab (sekitar 3.000 jemaah).

Dia melanjutkan, tadi malam hujan turun rintik disertai angin yang cukup kencang. Sehingga memicu kekhawatiran sebagian jemaah sehubungan beberapa tenda nampak goyah diterpa angin kencang.

”Syukur ini tidak berlangsung lama dan di sepertiga malam jemaah menikmati sajian hawa yang lebih lebih adem. Angin sepoi mengiringi kekhusuan para hamba yang rukuk, sujud dan tilawah, yang larut dalam doa dan istighfar,” sambung Ade.

Selain itu, melalui Ade, Aher mengungkapkan kebahagiannya dan kegembiraannya menjalani semua prosesi tersebut. Terlebih semuanya dijalani dengan pelayan reguler.

Alhamdulillah, selepas dzhuhur para tamu Allah akan disaji jamuan Allah. Allah berbangga di hadapan para malaikat dengan hambanya yang bersimpuh memohon di hari ini. Selamat datang wahai hari yang disaksikan,” timpal Aher.

Dengan jumlah jamaah Jabar 29.888 orang yang terbagi dalam 68 kloter, Gubernur Jabar yang merangkap Amirul Hajj Jabar ini berangkat dari Bekasi pada Rabu (16/9) lalu dan tiba di Jeddah (17/9). Aher kemudian melakukan banyak aktivitas, mulai dari mem-briefing petugas haji hingga menjenguk keluarga korban crane asal Jawa Barat.

Aher sendiri tergabung dalam Kloter 67 berisikan sejumlah jamaah dari Sukabumi, Subang, Majalengka dan Kota Bandung. Dijadwalkan, Gubernur yang berangkat bersama Istri akan tiba di Indonesia pada 3 Oktober mendatang. (adv/yan)

Check Also

Jamin Pelaksanaan Mudik Aman

CIMAHI – Untuk membe­rikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara yang akan mudik melintasi jalur Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *