Kamis , 27 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / FPKB Tidak Punya Sosok Yang Cocok
Agus/jpg ANCAM GOLPUT: Sebagian besar jalan antar desa di Kabupaten Wonosobo rusak parah. Petani Wonosobo sebagai masyarakat mayoritas mengancam golput dalam pilkada 2015 apabila pemkab tidak segera melakukan perbaikan

FPKB Tidak Punya Sosok Yang Cocok

Agus/jpg ANCAM GOLPUT: Sebagian besar jalan antar desa di Kabupaten Wonosobo rusak parah. Petani Wonosobo sebagai masyarakat mayoritas mengancam golput dalam pilkada 2015 apabila pemkab tidak segera melakukan perbaikan
Agus/jpg
ANCAM GOLPUT: Sebagian besar jalan antar desa di Kabupaten Wonosobo rusak parah. Petani Wonosobo sebagai masyarakat mayoritas mengancam golput dalam pilkada 2015 apabila pemkab tidak segera melakukan perbaikan
Ajak Warga Partisipasi di Pelkada Serentak

darikita.com, SOREANG – Ketua LSM Forum Peduli Kabupaten Bandung (FPKB) Hidaya Bastaman mengintruksikan kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota LSM untuk tidak menggunakan hak suaranya dalam Pilkada serentak 9 Desember mendatang. Hal itu diungkapkan karena saat ini tidak ada calon pimpinan kabupaten Bandung yang sesuai dengan keingian lembaga yang dipimpinnya itu.

Dia menjelaskan kabupaten Bandung belum memiliki calon pemimpin yang layak untuk memimpin masyarakat untuk periode lima tahun mendatang. ”Saya pikir untuk periode lima tahun ke depan yakni 2015-2020 kami belum menemukan sosok pimpinan yang layak dijadikan pemimpin di kabupaten Bandung. Makanya, kami mengajak seluruh elemen di LSM FPKB untuk golput saja,” papar Hidaya kemarin.

”Kami sudah beberapa kali menyampaikan hal itu kepada pendukung kami di internal FPKB,” tambahnya.

Dia mengaku, sebelumnya FPKB telah melaksanakan sosialisasi pemilihan kepala daerah di Kelurahan Jelekong Kecamatan Baleendah, pada Senin (14/9). Dalam acara itu komisioner KPU kabupaten Bandung hadir menjadi narasumber.

Dikatakannya, pemilihan bupati dan wakil bupati Bandung serentak 9 Desember mendatang menjadi pesta demokrasi yang berjalan aman dan lancar. ”Kami berharap pemilihan bupati dan wakil ini dihadiri oleh warga yang memiliki hak pilih. Mereka datang ke TPS masing-masing dan menggunakan hak suaranya di bilik suara nanti. Ingat 9 Desember mendatang itu adalah pelaksanaan pemilihan bagi warga kabupaten Bandung. Jadi warga harus menggunakan suaranya,” ulas Bastaman.

Masyarakat, kata dia, diminta menjadi salah satu bagian dari sosialisasi itu. Sehingga dapat menyampaikannya kembali kepada masyarakat.

Bahkan dia mengingatkan agar masyarakat tercatat sebagai pemilih dalam Pilkada nanti. Karena saat ini, merupakan saatnya pencatatan daftar pemilih sementara (DPS).

”Salah satunya dalam pemutakhiran daftar pemilih sementara (DPS) agar menjadi perhatian masyarakat. Supaya kita semua ikut memantau dan mengawasi apakah sudah tercatat di DPS atau belum. Bila belum tercatat mintalah kepada petugas agar pendataan dilakukan kepada kita sebagai calon pemilih,” ujarnya. (gun/rie)

Check Also

Jamin Pelaksanaan Mudik Aman

CIMAHI – Untuk membe­rikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara yang akan mudik melintasi jalur Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *