Senin , 17 Juni 2019
Breaking News
Home / Nasional / Gempa 5,6 SR Kagetkan Warga

Gempa 5,6 SR Kagetkan Warga

Terasa Sampai Bandung

darikita.com, Ketenangan masyarakat Jogja, Rabu petang (11/11) kemarin dikagetkan dengan gempa. Meski sudah sering kali dilanda gempa, tetap saja masih banyak warga yang panik dengan berhamburan keluar rumah atau bangunan.

Selama beberapa saat mereka menenangkan diri di luar gedung, sebelum kembali masuk setelah memastikan tidak terjadi gempa lagi.

Gempa yang terjadi kemarin memang cukup mengagetkan, karena berlangsung cukup lama kurang lebih selama 15 hingga 30 detik. Menurut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jogja Tony Agus Wijaya, gempa berkekuatan 5,6 SR terjadi pada pukul 18.45 WIB berpusat di 120 kilometer barat daya Bantul dengan kedalaman 93 kilometer. ”Gempa ini berpusat di laut,” ujar Tony saat dihubungi via telepon.

Tony menjelaskan, di wilayah selatan DIJ gempa dirasakan lebih kuat, mencapai tingkat V MMI (Modified Mercalli Intensity). Sementara di wilayah Kota Jogja, kekuatanya dirasakan IV MMI. ”Di wilayah selatan DIJ gempa terasa lebih kuat dibanding di Kota Jogja ke utara,” jelasnya.

Tony juga menilai wajar bila masyarakat panik, karena peristiwa gempa memang mengagetkan. Tapi, dia juga mengingatkan wilayah DIJ memang rawan gempa, karena terdapat pertemuan dua lempeng ditambah lagi dengan gempa lokal yang disebabkan karena pusat gempa di darat. ”Karena DIJ ini termasuk wilayah rawan gempa, masyarakat harus siap,” jelasnya.

Tony menjelaskan, setiap hari bisa terjadi gempa kecil di DIJ. Gempa kecil berskala di bawah 3 SR, gempa menengah berskala 3 hingga 5 SR, dan gempa besar berskala 5 SR ke atas. Gempa kecil biasanya tidak terasa oleh masyarakat umum dan tidak menimbulkan kerusakan.

Meski dilaporkan tidak menimbulkan kerusakan, namun gempa juga di wilayah Jawa Barat. Yakni, Sumedang dan Tasikmalaya. Sekitar pukul 18.15, warga Cimalaka, Kabupaten Sumedang, berhamburan ke luar rumah gara-gara gempa ini. Seperti yang dituturkan Teti Mardini, 34, ibu rumah tangga warga setempat.

’’Lihat tv kenapa goyang, tahunya gempa. Saya langsung gendong anak saya ke luar rumah. Panik,’’ ujarnya kepada Bandung Ekspres kemarin (11/11).

Hal serupa dikatakan Dedi Kusnendar, warga Jalan Prabu Geusan Ulun, Kota Sumedang. Gempa yang dirasa cukup besar dan lama itu membuatnya panik. ’’Saya lagi di lantai dua, kerasa banget getarannya. Karena takut ada gempa susulan, saya dan keluarga diam dulu di luar rumah,’’ ucapnya.

Tidak Berpotensi Tsunami

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pusat gempa di Samudera Hindia dengan kedalaman 93 km tersebut tidak berpotensi tsunami. ”Dari pantauan USGS (Badan Geologi Amerika Serikat) melaporkan gempa 5,9 SR dengan kedalaman 95,7 km,” kata papar Sutopo kepadaBandung Ekspres kemarin malam.

Dia mengatakan, guncangan gempa terasa keras di daerah-daerah selatan seperti di Provinsi DIJ, Jawa Tengah, sebagian Jawa Barat dan Jawa Timur.

Namun, beberapa daerah lain pun melaporkan masyarakat merasakan guncangan cukup keras meliputi Ciamis bagian selatan, Cilacap, Purworejo, Kebumen, Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Klaten, Boyolali, Wonogiri, Wates, Bantul, Wonosari, Kota Yogyakarta, Pacitan dan Trenggalek selama 10-15 detik.

Masyarakat di daerah di utara Jawa Tengah juga merasakan guncangan gempa dengan intensitas lemah seperti Pekalongan, Semarang, Jepara, Kudus, Cirebon, Semarang, Solo dan lainnya. ”Bahkan juga dirasakan di Bandung dan Sumedang,” tuturnya.

Sutopo menjelaskan, sampai saat ini, belum ada laporan korban dan kerusakan akibat gempa tersebut. Berdasarkan intensitas gempa dirasakan di IV MMI (Bantul, Yogyakarta, Klaten, Kebumen, Purworejo), III MMI (Cilacap, Temanggung), II MMI (Bandung). Dengan intensitas gempa dirasakan IV MMI ke bawah, kata dia, maka diperkirakan tidak banyak bangunan yang mengalami kerusakan berat.

”Pendataan masih dilakukan. BPBD masih melakukan pemantauan di lapangan,” jelasnya.(pra/ila/tam/yul/rie)

Check Also

Benfica vs Bayern Muenchen, Aguias Bakal Putus Rekor Buruk

darikita.com, 1-0. Meski menjadi modal penting bagi langkah Bayern Muenchen menantang Benfica di Estadio da Luz …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *