Senin , 18 Oktober 2021
Home / BERITA UTAMA / Hasil Efikasi Tak Sesuai Regulasi, Singapura dan Malaysia Tinjau Ulang Vaksin Sinovac

Hasil Efikasi Tak Sesuai Regulasi, Singapura dan Malaysia Tinjau Ulang Vaksin Sinovac

JAKARTA – Singapura dan Malaysia dikabarkan sedang meninjau ulang penggunaan vaksin Sinovac buatan Cina. Hal demikian dilakukan usai melihat hasil efikasi yang diumumkan Brasil pada Selasa (12/1), hanya efektif 50,4 persen mencegah gejala simtomatik.

Hasil tersebut dinilai hampir tidak memenuhi ambang batas untuk mendapatkan persetujuan regulasi, sekaligus turun dari hasil efikasi sebelumnya yang diumumkan Brasil pekan lalu yaitu 78 persen.

Menteri Kesehatan Singapura Gan Kim Yong mengatakan, vaksin Sinovac harus melalui pengawasan peraturan dan otorisasi oleh Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura (HAS) sebelum dapat diberikan kepada publik.

“Kami akan teliti datanya saat datang, daripada bergantung pada angka yang dilaporkan. Lebih baik mengandalkan data resmi yang kami terima dari Sinovac sendiri,” kata Gan seperti dikutip dari Straits Times, Jumat (15/1/2021) dilansir FIN.

Gan menjelaskan, HAS akan menilai datanya dan komite ahli Covid-19 negara juga akan mengevaluasi apakah vaksin itu cocok untuk vaksinasi di Singapura.

Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Malaysia, Khairy Jamaluddin mengatakan, bahwa pihaknya akan melanjutkan pengadaan pasokan vaksin Sinovac, hanya jika vaksin itu memenuhi standar keamanan dan kemanjuran regulator lokal.

“Malaysia pertama-tama akan meninjau data klinis Sinovac sebelum memberikan keputusan. Jika kami tidak puas dengan keamanan dan kemanjuran, kami tidak akan melakukan pengadaan,” kata Khairy mellaui cuit di Twitternya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *