Kamis , 22 Oktober 2020
Home / Bisnis / KA Cibatu-Garut Beroperasi Awal 2021

KA Cibatu-Garut Beroperasi Awal 2021

GARUT – PT Kereta Api merencanakan kembali reaktivasi kereta api Stasiun Garut-Cibatu di Kabupaten Garut bisa beroperasi secara komersial untuk melayani masyarakat awal tahun 2021. Sebelumnya, jalur tersebut akan dioperasikan pada 2020, namun tertunda karena pandemi Covid-19.

”Awalnya bisa diaktifkan 2020, akhirnya mundur, awal tahun insyaAllah pelayanan reaktivasi bisa selesai, mohon doa dan dukungan,” kata Wakil Kepala Daop 2 Bandung, Soegito, Selasa (13/10).

Ia menyampaikan, tahap awal kereta api komersial yang akan dioperasikan yakni kelas ekonomi jurusan Stasiun Garut-Purwakarta. kemudian akan direncanakan kereta api jurusan Stasiun Garut-Pasar Senen, Jakarta.

”Target awal mengoperasikan kereta ekonomi, dari Garut ke Purwakarta, dari Garut ke Pasar Senen,” katanya.

Ia berharap, jalur kereta api di Garut itu secepatnya bisa beroperasi agar masyarakat Garut semakin mudah untuk pergi ke luar kota maupun sebaliknya, dan juga bisa menumbuhkan perekonomian Garut.

Jalur kereta api yang terhu­bung ke kota besar itu, lanjut dia, bisa memudahkan pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya, dan juga memudah­kan warga diri berbagai daerah berwisata ke Garut.

”Kami berharap adanya reaktivasi bisa berkontribusi untuk mendukung angkutan barang karena potensi usahanya luar biasa, potensi pariwisatanya juga luar biasa,” katanya.

Ia menyampaikan, sebelumnya jalur kereta api Stasiun Cibatu-Garut sudah lama tidak beroperasi, kemudian pemerintah pusat berupaya mengaktifkan kembali transportasi massal itu untuk menunjang kegiatan masyarakat.

Jalur kereta api itu, lanjut dia, sudah selesai tahap perbaikannya, dan sudah dibangun sarana dan prasarananya, termasuk membangun gedung baru di Stasiun Garut. ”Jadi salah satu tujuan ada kereta api bisa transportasi angkutan ke kota, karena sekarang tahun ke tahun transportasi darat terjadi kepadatan,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut Suherman menambahkan, reaktivasi kereta api Stasiun Garut-Cibatu akan memberikan dampak positif untuk pembangunan Garut sehingga harus mendapat dukungan dari semua pihak agar program tersebut berjalan sesuai harapan bersama.

Menurut dia, kebutuhan transportasi massal setiap tahunnya terus meningkat, termasuk kereta api masih banyak peminatnya untuk bepergian ke berbagai kota. ”Kalau dilihat data yang kami terima di Garut cukup banyak artinya tahun ke tahun tidak menurun meskipun stasiunnya di Cibatu (wilayah utara Garut),” tutupnya.(igo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *