Kamis , 27 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / Kacab Bandung Jahit Baju Pemberian 10 Tahun Lalu
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES BERBAGI CERIA: Kepala Divisi Pengembangan Jaminan Adjat Sudradjat (kiri) menerima cinderamata dari kepala Kacab Bandung Suci pada acara pelepasan.

Kacab Bandung Jahit Baju Pemberian 10 Tahun Lalu

Dari Pelepasan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jabar Adjat Sudrajat

darikita.com, Suasana hangat begitu terasa dalam malam lepas Adjat Sudrajat, kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) Jabar. Seluruh kepala cabang (kacab) dan karyawan di kantor wilayah Jabar larut dibalut keakraban di Hotel Grand Hyatt (4/11).

SUHENDRIK, Bandung

ADJAT Sudrajat resmi mengakhiri masa tugas sebagai Kepala BPJS TK Jabar per 1 November 2015. Dia menempati jabatan baru di kantor pusat sebagai Kepala Divisi Pengembangan Jaminan. Posisi Adjat digantikan Didi Siswadi, kepala BPJS TK Sumbar-Riau-Kepri.

Suasana semalam benar-benar lengkap dengan kehadiran hidangan dan lantunan tembang lawas. Baik yang dibawakan penyanyi bintang tamu, maupun karyawan. Sekaligus pemberian cinderamata dari kerabat kepada Adjat. Diputar juga tayangan video singkat ucapan terima kasih dari karyawan dalam sejumlah scenario.

Tidak lupa penyampaian kesan-kesan dari para mantan bawahan dan kolega. Seperti dikemukakan M. Akip Nato Agung, yang mewakili group head Kantor BPJS TK Jabar.

Akip menutup kesannya kepada Adjat dengan pantun apik, dibawakan di depan undangan. ’’Kayu dibelah dibuat perahu. Perahu dibawa ke tengah lautan. Kalau Pak Adjat sudah berada di tempat baru, janganlah kami dilupakan,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pemasaran BPJS TK Jabar ini.

Menurut dia, mutasi, promosi, dan rotasi di BPJS TK adalah hal biasa. Bahkan, bukan kabar aneh jika ada seseorang yang sebelumnya jadi bawahan seseorang, lalu tiba-tiba jadi pimpinannya. Karena itu, kesempatan bagi siapapun terbuka bagi karyawan selama berprestasi.

Khusus soal mantan atasannya, Adjat, Akip merasa perlu banyak hal ditiru. Terutama soal kesabaran. Saking sabarnya, banyak hal yang merugikan diri pun tidak sampai dikemukakan ke bawahan. Apakah itu mobil dinasnya kehabisan bahan bakar di jalan, sampai rumah dinas mati lampu hingga akhirnya tidur di kantor. Semua itu baru diketahui oleh bawahan setelah kejadian berlalu. Hal itu kemudian, yang membuat dirinya lebih aktif melihat keadaan Adjat.

’’Kesabarannya dalam memimpin perlu ditiru. Terima kasih atas bimbingannya Pak Adjat. Semoga di kantor pusat lebih baik,” kata Akip.

Dadi Darmadi, yang menyampaikan kesan mewakili para kepala cabang mengaku, sudah 30 tahun terakhir mengenal Adjat. Dirinya yakin, dengan tangan dingin mantan pimpinannya itu bisa membawa kebaikan bagi perusahaan. Terlebih di posisinya yang baru, kepala Divisi Pengembangan Jaminan, diharapkan dapat semakin membuat maju lembaga. Baik itu bagi kantor Jabar maupun kantor pusat BPJS TK.

Sampai saking terkesannya, di malam itu Dadi mengenakan pakaian batik hasil jahitan bahan pemberian Adjat sepuluh tahun lalu. ’’Saya jahit kain batik pemberian Pak Adjat. Khusus untuk dipakai pada malam ini,” kata pria berkaca mata yang juga Kepala Cabang BPJS TK Bandung Suci ini, disambut aplaus undangan.

Merespons begitu mendalamnya kesan para mantan anak buah, Adjat Sudrajat berpesan agar terus menjaga spirit menjadikan BPJS TK Jabar menjadi Kahiji. Berprestasi dalam segala bidang. Dengan begitu, dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat peserta BPJS TK.

Karena itu, dirinya sebenarnya ingin lama bertugas di Jabar. Sebab, kerja tim sudah terbangun. Bahkan, menjadi super tim. Buktinya, hanya dalam waktu delapan bulan bertugas, prestasi kinerja sudah menampakkan hasil meraih penghargaan. Artinya, bisa bersaing dengan kantor wilayah BPJS TK lainnya. Namun, apa hendak dikata, manajemen kantor pusat menentukan lain. ’’Super tim ini harus terus kita bangun. Agar siapapun yang memimpin, target tetap berhasil,” ucap dia yang malam itu mengenakan batik berwarna merah bercorak.

Pria asal Cirebon ini juga berpesan agar BPJST TK Jabar menyukseskan sejumlah program yang ditetapkan kantor pusat. Di antaranya pembangunan Rusun Rancacili di Kota Bandung dan pembangunan rumah tapak di Cikarang. Kemudian, rencana peluncuran program BPJS TK bagi nelayan, yang akan dilakukan di Indramayu oleh Dirut BPJS TK Elvyn G. Massasya, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, pada pertengahan November.

’’Mari sukseskan program kantor pusat, demi perbaikan pelayanan kita kepada para peserta BPJS TK,” ungkap dia.

Pada malam tersebut, selain pelepasan Adjat, BPJS TK Jabar juga melepas karyawan yang purnatugas Thomson dan program Golden Shakehand Imelda.

Selamat bertugas di tempat baru Kang Adjat. (*/hen)

Check Also

Benfica vs Bayern Muenchen, Aguias Bakal Putus Rekor Buruk

darikita.com, 1-0. Meski menjadi modal penting bagi langkah Bayern Muenchen menantang Benfica di Estadio da Luz …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *