Senin , 17 Juni 2019
Breaking News
Home / Kesehatan / Kodam III Siliwangi Gelar Bhakti TNI KB Kes Terpadu
ULLY HIDAYAT/BANDUNG EKSPRES PEDULI MASYARAKAT: Pabandia Bhakti TNI Staf Teritorial Kodam III Siliwangi, yang juga Ketua Tim Penilaian KB Terpadu, Mayor Inf. Teddy sedang memperlihatkan alat KB.

Kodam III Siliwangi Gelar Bhakti TNI KB Kes Terpadu

darikita.com, PANGALENGAN – Kodam III Siliwangi menggelar kegiatan Bhakti TNI Keluarga Berencana (KB) Kes Terpadu di Markas Koramil 0911 Pangalengan Kabupaten Bandung. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penguatan percepatan pencapaian sasaran program kependudukan, KB, kesehatan dan ketahanan keluarga 2015.

Dandim O6O9, Letkol Kav PL. Ginting mengatakan, kegiatan ini adalah perlombaan antara Kodim tingkat Kodam 111 Siliwangi yang diadakan Kodam dan Provinsi. ”Perlombaan ini digelar untuk penilaian bagaimana program KB Kes selama ini berjalan atau nggak-nya. Kebetulan kita terpilih menjadi Duta khususnya Koramil 0911 Pangalengan untuk mewakili Kodim 0609,” kata PL. Ginting saat diwawancara kemarin (15/10).

PL.Ginting pun mejelaskan, program KB Kes itu antusias program pemerintah dan program terpadu dengan TNI khususnya TNI Angkatan Darat (AD). Dengan terwujudnya KB Kes, salah satu tujuannya untuk menekan populasi jumlah penduduk, tentunya bagi salah satu rumah tangga itu didapatkan untuk terjaminnya kesehatan ibu dan anak. Hal tersebut akan menambah kesejahteraan keluarga dan anaknya kelak bisa mengikuti pendidikan sampai jenjang tertinggi. Karena, kalau banyak anak banyak pengeluaran dan kalau banyak pengeluaran bagaimana kita mau menyekolahkan anak. Dengan sedikit anak akan lebih efektik dengan banyak anak untuk menekan pendidikan dan masa depan anak. Kalau masa depan anak terjaga tentunya secara besar negara semakin maju kedepan.

”Harapan ke depan, kesejahteraan terwujud itu membentuk sumber daya manusia semakin meningkat, tentunya kinerja dan daya saing semakin tinggi ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Pabandia Bhakti TNI Staf Teritorial Kodam III Siliwangi, yang juga Ketua Tim Penilaian KB Terpadu, Mayor Inf. Teddy mengatakan, program ini kerjasama kemitraan antara TNI dengan BKKBN Pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat untuk menangani penyakit yang berkaitan dengan KB. Tak hanya itu, program ini merupakan hasil kerjsama dengan BP3KB dalam kaitan perlindungan anak.

”Sehingga masalah KB dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat ini, bukan hanya tanggunjawab pemerintah daerah saja. Melainkan tanggung jawab bersama, karena memang kita bergeraknya bersama-sama dengan satu tujuan,” kata Teddy di Markas Koramil 0911 Pangalengan.

Koramil 0911 Pangalengan, tutur Teddy, sebagai Koramil unggulan. Begitu juga, Kecamatan Pangalengan dan Kabupaten Bandung ini memang terpilih sebagai, daerah unggulan yang mengikuti lomba program KB terpadu se Jawa Barat. Ini berdasarkan hasil penilaian Korem Garut, yang membawahi beberapa Kodim, termasuk Kodim 0609 yang membawahi Koramil Pangalengan.

”Untuk penilaiannya yakni mulai dari administrasi yang dibuat sepanjang tahun pada Mei-Oktober, dan dimulai dari proses perencanaan, persiapan hingga target capaiannya. Dan program ini tidak hanya masalah KB saja, melainkan juga menyangkut penyakit yang berhubungan dengan kehamilai, seperti HIV dan lainnya,” tuturnya.

Dia juga melanjutkan, selain masalah KB dan berbagai penyakit yang berhubungan dengan kehamilan, program KB Terpadu ini juga mencakup ketahanan keluarga. Karena ketahanan keluarga ini menjadi hal yang paling utama. Apalagi, kata dia, kedepan isu kesetaraan gender, di mana istri dan suami memiliki peran yang sama dalam keluarga. Misalnya, dalam mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

”Masalah ketahanan dan kesejahteraan keluarga juga menjadi fokus perhatian kami bersama. Karena ini adalah hal yang penting dalam suatu keluarga,” katanya.

Teddy menjelaskan, dalam pelaksanaanya, pihaknya terus melakukan pemantauan dan penilaian bersama-sama. Sehingga, jika terdapat capaian yang belum maksimal, maka Gubernur yang akan turun langsung menanganinya. Sedangkan untuk di Kabupaten Bandung sendiri, kata dia, respon masyarakat cukup antusias terhadap program yang digulirkan bersama ini.

”Tapi harus diakui memang masih ada sebagian kecil masyarakat yang belum paham. Terutama didaerah yang terpencil, untuk itu kami menerjunkan langsung tim yang terdiri dari Babinsa TNI, Babinkamtibmas dari Polri dan juga petugas dari kecamatan untuk turun langsung ke lapangan,” jelasnya.

Selama ini, ucap Teddy, Posko KB Kes Terpadu ini berada di kantor-kantor Koramil setempat. Namun kedepannya, diharapkan bisa didirikan Posko gabungan. Yang didalamnya terdapat beberapa unsur, yakni TNI, BBKN, BP3KB, Pemerintah Daerah dan lainnya. ”Ke depan diharapkan bisa dibentuk Posko Gabungan, seperti BPBD. Artinya bisa bergerak bersama-sama menuju satu titik,” katanya. (yul/fik)

Check Also

Jamin Pelaksanaan Mudik Aman

CIMAHI – Untuk membe­rikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara yang akan mudik melintasi jalur Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *