Senin , 17 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / Langit Cerah, Udara Mulai Membaik
M KHAIDIR/JAMBI EKSPRES KEMBALI NORMAL: Ikon kota Jambi di Jembatan Gentala Arasy kawasan Ancol Jambi, tampak mulai terang, kemarin. Kabut asap mulai menghilang dikarenakan kota Jambi sudah di guyur hujan beberapa kali. Kondisi serupa juga di sejumlah daerah di Sumatera, salah satunya Palembang.

Langit Cerah, Udara Mulai Membaik

darikita.com, Setelah tiga bulan diselimuti asap, akhirnya dua hari belakangan cuaca di Kota Palembang dan sekitarnya mulai cerah. Asap tetap ada, namun tipis dan kondisinya tak setebal beberapa waktu terakhir.

Wajar saja, cuaca cerah berkemungkinan besar karena hujan yang mengguyur Sumsel beberapa waktu belakangan sehingga menghapus hotspot dan asap yang beredar. Hal tersebut disambut sukacita oleh masyarakat Sumsel, Kota Palembang pada umumnya.

’’Alhamdulillah, melihat langit cerah lagi itu adalah karunia Ilahi. Terlepas ada upaya campur tangan pemerintah atau tidak,” ujar Erlan, warga kawasan Lorong Kuningan Jalan Segaran Palembang.

Eni Ernita, warga Jalan Sultan M Mansyur, Bukit Lama Palembang mengatakan, dirinya optimis asap akan terus menipis dan lama-kelamaan menghilang karena hujan yang terus menerus mengguyur kota tempat tinggalnya. ’’Nah tinggal kita yang berdoa, semoga hujan cepat turun, jadi asap-asap menghilang. Kalau melihat langit cerah kan ada rasa bahagia tersendiri,’’ kata dia.

Kasi Observasi dan Informasi BMKG Statmet Bandara SMB II Palembang Agus Santosa mengatakan, cuaca di Kota Palembang sudah cukup membaik karena asap mulai menipis. Berdasarkan pengamatan Partikulat Matter (PM10), rata-rata udara di Sumsel masuk dalam kategori sedang. ’’Artinya tidak lagi masuk zona berbahaya. Memang sempat masuk udara tidak sehat, tapi tak begitu lama, kembali lagi ke kategori sedang,’’ beber dia.

Dia juga mengungkapkan jarak pandang di Kota Palembang sudah mulai membaik dari hari-hari sebelumnya. Jarak pandang di pagi hari sudah mencapai 1 km terendah, dan tertinggi lebih dari 10 km. Meski begitu, Agus tak memungkiri masih terdeteksi beberapa titik hotspot di Sumsel.

Berdasarkan peta sebaran hotspot dan asap pada 2 November 2015 dari Satelit Modis Terra Aqua terdapat 12 titik api di Sumsel. Yakni 3 titik di Banyuasin dan 9 titik di OKI. Berbeda dari satelit NOAA18 ada 71 titik api. Menyebar 1 di Pagaralam, 1 di Prabumulih, 2 OKU, 2 OKUS, 3 Muratara, 3 Pali, 5 Banyuasin, 5 Musi Rawas, 10 Muara Enim, 13 Musi Banyuasin, dan 26 di OKI.

Komandan Satgas Bencana Asap Akibat Karhutla di Sumsel Kol Inf Tri Winarno mengatakan, saat ini pihaknya memang mencatat adanya hujan yang turun di beberapa wilayah di Sumsel. Meski begitu, bukan berarti pihaknya menghentikan upaya pemadaman.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih menggunakan 13 armada pemadaman operasi udara di Sumsel. Yakni Cassa 212 untuk TMC (teknik modifikasi cuaca), BO 105, Bell 214, dua unit MI171, dan MI8. Juga ada As 332 Super Puma, Kamov, dua Air Tractor dan Bell 412. Selain itu juga ada dua unit Beriev BE200 yang target operasinya di OKI.

Untuk operasi darat, pihaknya masih memaksimalkan upaya pemadaman via jalur darat bekerjasama dengan TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, BNPB dan sebagainya. ’’Kita juga masih dibantu oleh 1.040 anggota TNI yang dikirim oleh Mabes TNI,” terang Tri.

Sementara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin ditemui di Gedung DPRD Sumsel, kemarin, mengatakan, saat ini pihaknya cukup lega dengan kondisi asap yang mulai berkurang ketebalannya di Sumsel.

Namun dia bersyukur karena hujan sudah mulai turun di Sumsel. ’’Hujan sudah turun baik karena alami dan dibantu TMC. AU saja sudah menurunkan empat pesawat besar untuk bantu TMC. Sekarang alhamdulillah cuaca sudah terang, asap pun mulai menipis. Tapi kita pastikan sampai api benar-benar tak ada,” beber dia. (wia/vil)

Check Also

Benfica vs Bayern Muenchen, Aguias Bakal Putus Rekor Buruk

darikita.com, 1-0. Meski menjadi modal penting bagi langkah Bayern Muenchen menantang Benfica di Estadio da Luz …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *