Kamis , 27 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / Masjid Terapung Teknopolis Butuh Rp 500 Miliar
MEGAH: Masjid terapung yang berada di Jeddah menjadi bangunan menarik bagi warga. Kota Bandung berencana mendirikan masjid terapung di kawasan Teknopolis.

Masjid Terapung Teknopolis Butuh Rp 500 Miliar

Anggaran Kurang akibat Kordinasi Lemah

darikita.com,– Masjid terapung bakal di bangun di atas danau di kawasan Bandung Teknopolis Gedebage. Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ali Hasan menyoroti rencana tersebut. Dengan meminta didasari perencanaan matang.

Itu artinya, kata politikus Partai Golkar ini, Pemerintah Provinsi Jabar, di dalamnya ada Biro Aset, Bappeda dan Diskimrung harus membuat perencanaan keseluruhan. Termasuk terkait penyelesaian pembebasan lahan. ’’Dimulai masjidnya, danaunya, jalannya, dan berapa anggarannya,” kata dia ditemui di gedung DPRD kemarin (25/10).

Dia menjelaskan, sebetulnya untuk anggaran masjid terapung tahun ini telah tersedia di APBD murni. Didisposisikan di Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimrung) Provinsi Jabar sebesar Rp 70 miliar untuk pembebasan lahan. Sedangkan pada Biro Aset Rp 10 miliar juga untuk pembebasa lahan. Lalu, Rp 160 miliar bagi pembangunan jalannya.

Namun, pada kenyataan antara Diskimrung, Biro Aset dan Bappeda kurang koordinasi dengan baik. Akibatnya, anggaran yang disediakan tidak mencukupi untuk kebutuhan seluruhnya.

Meski demikian, Ali tetap mendukung rencana pembangunan masjid tersebut karena Provinsi Jawa Barat belum memiliki masjid. Apalagi, melihat desainnya yang sangat monumental. ’’Hanya saja permasalahannya pada pembebasan lahan. Itu harus diselesaikan dulu sebelum masuk pada tahap pembangunan konstruksi,’’ katanya.

Agar, kata dia, jangan sampai lanjut masjid dibangun di tengah sawah, karena tanahnya tidak bisa dibebaskan, sehingga pembangunannya jadi mubadzir. ’’Jadi kami sepakat. Jangan konstruki dulu yang dibangun,’’ ucap dia.

Dia menegaskan, pembebasan lahan sangat penting mengingat kelancaran pembangunan masjid tersebut. Terlebih selama ini setiap pembangunan proyek besar selalu terbengkalai, akibat proses pembebasan lahan yang tidak jelas.

Untuk itu, sebelum masuk pada proses pembangunan, Pemprov Jabar harus membebaskan dulu lahan seluas 30 hektare sesuai dengan perencanaan. ’’Pembebasan harus sekaligus. Sebab, kalau 5 hektare dulu biasanya akan ada ulah spekulan yang memanfaatkan situasi. Dan, harga lahan tersebut akan naik tinggi. Ini kan kendala apabila ada proyek infrasruktur sehingga pembangunannya pun terhambat,’’ tandas Ali.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Jabar Haris Yuliana mengatakan, rencana pembangunan masjid terapung sudah seharusnya diwujudkan. Sebab, bangunan masjid yang akan diarsiteki oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ini akan berdiri di atas danau, dengan kondisi terapung. Bergaya arsitektur seperti masjid di Turki. ’’Ini akan jadi warisan budaya berbasis pada rohani. Dan DPRD jabar secara kelembagaan akan mendukungnya,” jelas Haris ketika ditemui di Gedung DPRD Jabar.

Menurut dia, dukungan ini diberikan agar eksekutif bisa segera melaksanakan pembangunan setalah DPRD merumuskan penganggarannya. Selain itu, dewan akan segera membahas ini dengan segera mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan yang membutuhkan lahan seluas 30 hektare.

’’Kita pasti mampu. Dan, saya pikir pemprov memiliki kapasitas ini. Saya optimistis masjid kebanggaan masyarakat Jabar ini bisa terwujud di 2018,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar Yod Mintaraga hanya mengingatkan kepada Pemprov Jabar untuk melakukan pembebasan lahan secara keseluruhan. Sebab, berdasarkan tingkat kebutuhannya sebetulnya pembangunan masjidnya saja membutuhkan lahan seluas 5 hektare. Sedangkan untuk danaunya dibutuhkan 25 hektare. Sehingga, totalnya 30 hektare dengan kebutuhan total anggaran Rp 500 milyar. ’’Nah berhubung masjid ini rencana dibangunnya di atas danau maka pemprov harus membebaskan lahan secara keseluruhan pada satu tahun anggaran,” ucap dia. (yan/hen)

Check Also

Benfica vs Bayern Muenchen, Aguias Bakal Putus Rekor Buruk

darikita.com, 1-0. Meski menjadi modal penting bagi langkah Bayern Muenchen menantang Benfica di Estadio da Luz …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *