Senin , 17 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / MES Jabar Gelar Seminar Nasional

MES Jabar Gelar Seminar Nasional

AHMAD TAOFIK/BANDUNG ESKPRES
KOMPAK: Ketua MES Jabar Zaenal Aripin (keempat kiri) bersama seluruh pengurus MES Jabar berpose usai menggelar seminar nasional ekonomi Islam dengan tema ”Solusi Ekonomi Islam atasi Perlambatan Ekonomi Indonesia” di Bank BI Kantor Jabar, Jalan Braga, kemarin (5/11).
Seluruh Stakeholders Harus Bersatu untuk atasi Perlambatan Ekonomi

darikita.com, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Barat menggelar agenda rutin dalam Jabar Islamic Economic Forum 2015. Kali ini, MES Jawa Barat mengadakan seminar nasional ekonomi Islam dengan tema ”Solusi Ekonomi Islam atasi Perlambatan Ekonomi Indonesia” di Bank BI Kantor Jabar, Jalan Braga, kemarin (5/11).

Ketua Umum MES Jabar Dr Ir H Zaenal Aripin MSi mengatakan, saat ini perlambatan ekonomi bukan hanya di Indonesia melainkan secara global. Menurut dia, adanya forum diskusi atau seminar perlu dilakukan guna menghimpun kekuatan dam pemikiran untuk mengatasi permasalan ekonomi.

”Kita harus bersatu, para stakeholders ekonomi harus menghimpun pemikiran agar Indonesia keluar dari masalah ekonomi. Adanya forum ekonomi Islam bisa memetakan ekonomi di Jawa Barat, umumnya di Indonesia,” ujar Zaenal kemarin.

Menurut dia, di Sunda terdapat istilah sabilulungan yang artinya bersatu padu dalam menjalankan pekerjaan. Dalam membumikan ekonomi syariah, kata Zaenal, bukan tugas individu. Akan tetapi, tugas semua umat muslim.

Sementara itu, Pakar Ekonomi Syariah Adiwarman Karim mengatakan, bahwa pada tahun 2016 nanti, ekonomi syariah Indonesia akan kembali mengulang masa kejayaannya. Pasalnya, pada 2016 nanti akan terjadi pertumbuhan signifikan yang dialami bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS).

”Akan ada lima pendorong pertumbuhan yang signifikan pada BUS dan UUS. Pertama, selesainya proses konsolidasi di dua BUS terbesar. Kedua, konversi BUK menjadi BUS. Ketiga, aka nada ekspansi mikro. Keempat, aka nada ekspansi properti, kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat. Terakhir, akan tumbuh new player di sektor ekonomi syariah,” papar Adiwarman.

Menurut Adiwarman, pertumbuhan perbankan syariah terus meningkat. Hal ini bisa dilihat dari perolehan laba perbankan syariah dari Desember 2014 hingga Juni 2015 yang naik dari Rp 1,004 triliun hingga Rp 1,317 triliun. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *