Kamis , 27 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / N219 Siap Mengudara
INDUSTRI PESAWAT: Pekerja merakit rangka pesawat N219 di PT Dirgantara Indonesia, Jalan Padjadjaran, Kota Bandung, Rabu (4/11). Pesawat N219 ini adalah pesawat rakitan hasil tangan bangsa Indonesia setelah buatan B.J. Habiebie.

N219 Siap Mengudara

Anak Negeri Rancang Bangun Pesawat Sendiri

darikita.com, Semangat nasionalisme putra dan putri Indonesia kembali kembali bergigi. Salah satunya dengan hadirkan pesawat karya anak bangsa bernama N219.

Pesawat N219 merupakan armada udara berkapasitas 19 orang penumpang. Kelak, N219 akan menjadi moda transportasi utama bagi pulau-pulau di Indonesia yang tidak dapat ditempuh jalur darat dan laut. Rencananya, akan siap roll out pada 10 November 2015.

Roll out pesawat N219 merupakan suatu proses di mana pesawat telah dirancang secara utuh dan berbentuk pesawat asli yang dikeluarkan dari hanggar N219. ”Tak hanya itu, direncanakan juga akan segera diuji terbangkan pertama kali di 2016 mendatang,” kata Kepala Pusat Teknologi dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) Andi Alisjahbana di di Aula PT Dirgantara Indonesia, Jalan Pajajaran kemarin (4/11).

Dia mengatakan, N219 merupakan komitmen antara LAPAN dan PT Dirgantara Indonesia untuk mewujudkan sebuah pesawat transport nasional yang sepenuhnya dirancang oleh putra putri Indonesia.

”Pesawat N219 siap roll out sebagai bagian dari peringatan Sumpah Pemuda 2015 dan hari Pahlawan,” ungkapnya.

Andi mengatakan, seluruh tool dan panel yang dipadupadankan dalam pesawat tersebut merupakan hasil produksi industri kecil di area Bandung dan Jawa Tengah. ”Sesuai target awal, untuk prototype pesawat N219 akan memenuhi 40 persen TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri). Kemudian untuk jangka waktu 5 sampai dengan 10 tahun ke depan akan dinaikkan menjadi 60 persen,” tuturnya.

Lebih lanjut Andi menegaskan, Pesawat N219 ini nantinya akan menjadi perwujudan harapan anak bangsa akan pencapaian teknologi tingkat tinggi di bidang penerbangan. Dengan demikian pesawat N219 benar-benar menjadi karya kebanggaan anak bangsa yang melintas di langit nusantara.

”Pesawat ini produk asli anak bangsa. Ada beberapa negara Asia – Afrika yang nantinya akan menggunakan pesawat ini,” tegasnya.

Secara teksni, pengembangan pesawat N219 telah dilaksanakan sejak Maret 2007 silam. Direksi PTDI membentuk program riset dan pengembangan pesawat komuter CASR 23.

Hal tersebut, kata dia, dirancang sepenuhnya oleh putra dan putri Indonesia yang kemudian diberi nama N219 dengan kapasitas 19 penumpang terdiri atas dua mesin turboprop. Targetnya, N219 menjangkau segmen pesawat perintis (light aircraft).

Rute dapat dikatakan sebagai rute perintis apabila memenuhi kriteria seperti menghubungkan daerah terpencil. Di mana daerah tersebut tidak ada moda transportasi lain, dan atau kapasitas kurang memadai.

”Kami berupaya mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah terpencil, di mana daerah tersebut berpotensi untuk dikembangkan, menunjang program pengembangan dan pembangunan daerah, serta mendorong perkembangan sektor lainnya,” jelas dia.

Menurut dia, pesawat N219 dirancang untuk memiliki keunggulan seperti bisa lepas landas, mendarat dalam jarak pendek. Dapat lepas landas dan mendarat di landasan yang tidak beraspal, dapat self starting tanpa bantuan ground support unit, dan dapat beroperasi dengan ground support equipment yang minim serta buruknya landasan seperti dari rumput, kerikil, dan tanah.

Penunjang dari manuver tersebut, pesawat N219 dibenamkan teknologi terbaru dan terdepan. Mulai dari Avionic set terbanyak bagi pesawat FAR 23 yang diketahi dapat terbang rendah dengan kecepatan yang sangat rendah mencapai 59 knots. Kemudian, memiliki kecepatan paling tinggi yakni 210 hingga 220 knots. (mg-dn/bbs/rie)

Check Also

Benfica vs Bayern Muenchen, Aguias Bakal Putus Rekor Buruk

darikita.com, 1-0. Meski menjadi modal penting bagi langkah Bayern Muenchen menantang Benfica di Estadio da Luz …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *