Kamis , 27 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / NTB ’Pinjam’ Bandung Kenalkan Tradisi
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES WARISAN: Atraksi Presean atau seni bertarung tradisional Lombok dengan mengenakan Penjalin (pemukul), Inde (Tameng) dan Pepadu (Pemain) pada gelaran Lombok Sumbawa Festival di Car Free Day (CFD), Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Minggu (4/10). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperkenalkan kesenian tradisional khas Lombok, Nusa Tenggara Barat.

NTB ’Pinjam’ Bandung Kenalkan Tradisi

FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES WARISAN: Atraksi Presean atau seni bertarung tradisional Lombok dengan mengenakan Penjalin (pemukul), Inde (Tameng) dan Pepadu (Pemain) pada gelaran Lombok Sumbawa Festival di Car Free Day (CFD), Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Minggu (4/10). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperkenalkan kesenian tradisional khas Lombok, Nusa Tenggara Barat.
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
WARISAN: Atraksi Presean atau seni bertarung tradisional Lombok dengan mengenakan Penjalin (pemukul), Inde (Tameng) dan Pepadu (Pemain) pada gelaran Lombok Sumbawa Festival di Car Free Day (CFD), Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Minggu (4/10). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperkenalkan kesenian tradisional khas Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dongkrak Sektor Pariwisata

darikita.com, SUMUR BANDUNG – Prosesi adat nyongkolan yang dilakukan suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat menarik perhatian pengguna jalan yang berolahraga di sekitar Jalan Asia-Afrika kemarin (4/10).

Prosesi tersebut menjadi salah satu rangkaian Parade Kebudayaan Lombok-Sumbawa yang sengaja digelar Pemerintah Provinsi NTB seizin Pemerintah Kota Bandung.

Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin yang membuka acara parade tersebut mengutarakan terima kasihnya kepada Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar yang telah memberikan kesempatan menampilkan kebudayaan Lombok dan Sumbawa di lokasi bersejarah.

’’Apresiasi kepada Wali Kota Bandung dan Pemprov Jawa Barat serta seluruh masyarakat Bandung. Alhamdulillah pada hari ini kami bisa menampilkan tradisi warisan budaya leluhur kami di sini,” katanya.

Amin berharap, Parade Lombok-Sumbawa Festival 2015 bisa menarik minat masyarakat Bandung dan Jabar untuk berkunjung ke NTB, khususnya Pulau Sumbawa dan Lombok agar bisa langsung menikmati kebudayaan adat. ’’Dengan diadakannya kegiatan ini, tentu saja diharapkan bisa mendongkrak sektor pariwisata NTB,” ucap Amin.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan NTB Mohammad Faozal menerangkan, Parade Festival Lombok-Sumbawa akan berlangsung selama dua hari, Minggu-Senin (4-5/10). Adapun kegiatan ini akan diisi dengan berbagai parade budaya, pentas seni, pameran, table top hingga seminar Geopark Rinjani.

’’Kegiatan ini sudah kami laksanakan di Jakarta, Jogja, dan Malang. Setiap wilayah temanya kami ambil berbeda sesuai dengan kondisi daerah tersebut, untuk Bandung tema nyongkolan atau prosesi pernikahan adat Lombok,” jelas Faozal.

Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kota Bandung Herlan Joerliawan merasa bangga dengan diadakannya Festival Sumbawa Lombok. Pasalnya, dengan adanya parade itu, otomatis bisa tingkatkan nilai budaya Jabar, terutama Kota Bandung. ’’Festival budaya daerah lain ini, pertama di Kota Bandung,” tukasnya. (mg.dn/vil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *