Jumat , 18 Oktober 2019
Home / ENTERTAINMENT / Penonton Terkesima dengan Offroad di Tengah Kota

Penonton Terkesima dengan Offroad di Tengah Kota

Perhelatan akbar bertajuk Super Adventure Monster Road menyita perhatian pecinta otomotif  di Cirebon. Hal tersebut dibuktikan dengan padatnya masyarakat yang menyaksikan di Grage City Mall, Cirebon, Sabtu (29/9) sore hingga malam hari.

Betapa tidak, ribuan pengunjung yang mayoritas kawula muda tampak terpukau oleh atraksi-atraksi menegangkan yang dipertontonkan para offroader yang datang dari berbagai kota besar di Jawa. Tak mau kalah, peserta dari luar pulau Jawa pun ikut unjuk mobil-mobil rakitan yang tampak serem-serem tapi antik.

Kejuaraan adu cepat para monster offroad racikan event sportainment hasil kolaborasi Super Adventure dengan Genta Auto & Sport tersebut tidak cuma menampilkan kelihaian skill serta aksi-aksi mendebarkan dari para offroader saja. Tapi juga menyuguhkan pengalaman baru bagi penonton yang belum pernah menyaksikan kejuaraan offroad.

Pelataran Grage City Mall yang disulap menjadi sirkuit offroad penuh tantangan atau obstacle memang menjadi salah satu daya tarik bagi penonton. Penonton tidak harus pergi jauh ke gunung atau hutan untuk bisa menyaksikan kejuaraan offroad. Dilakukan diatas aspal pun ternyata tak mengurangi keseruan dari kejuaraan offroad tersebut.

Koordinator Penyelenggara Super Adventure Monster Road, Abet Genta menyampaikan, kejuaraan offroad di Cirebon ini merupakan serie kedua dari lima serie Super Adventure Monster Road 2018 ini. Sebelumnya kejuaraan yang sama digelar di Purwokerto.

”Kali ini sudah masuk serie kedua  Super Adventure Monster Road dari lima serie yang akan kita gelar. Dijabar sendiri nanti akan ada dua kota, pertama disini (Cirebon) lalu kedua di Bandung yang menjadi serie terakhir yang akab berlangsung Desember nanti,” kata Abet di sela-sela acara.

Dibandingkan dengan kota sebelumnya, lanjut Abet, di Cirebon ini antusiasnya sangat bagus. Tidak cuma dari jumlah penonton yang mencapai ribuan orang, tapi juga dari segi peserta. Tercatat, di Purwokerto sebagai kota pertama kejuaaraan offroad itu hanya diikuti oleh 26 peserta saja. Namun di Cirebon sendiri jumlahnya bertambah banyak jadi 38.

”Mereka turun di kelas 1000, kelas under dan kelas upper. Pesertanya tidak cuma dari Jawa Barat saja tapi ada dari Jawa Tengah, Jawtim, Jakarta dan NTT. Pesertanya pun banyak yang sudah juara nasional seperti Wahyu Lamban dan Azis Yurianto dan beberapa orang lainnya,” sebutnya.

Masih menyisakan tiga serie Abet memastikan jika serie-serie berikutnya tantangan yang diberikan pun tidak akan kalah menantang. Bahkan tidak menutup kemungkinan diserie berikutnya pihaknya akan membuat tantangan atau obstacle sirkuit yang lebih sulit bagi peserta.

Abet berharap pada penyelenggaraan berikut peserta pun akan terus bertambah. Akan tetapi,  jumlahnya tetap akan dibatasi maksimal 40 peserta. hal itu dilakukannya agar para peserta bisa puas ‘bermain’ di sirkuit yang ada.

Sementara itu, Brand Communcation Super Adventure, Adjie Aditya Purwaka menjelaskan, Super Adventure Monster Road 2018 ini merupakan kejuaraan offroad dengan konsep dan bentuk baru. Yang mana biasanya offroad itu digelar di gunung atau hutan, tapi kali ini dihadirkan di tengah kota. Namun tak mengurangi keseruan dan tantangannya.

”Kali ini kita  hadirkan offroad ditengah kota dimana kita sediakan rintangan atau obstacle yang tak kalah serunya dibandingkan offroad di atas gunung atau hutan. Jadi apa yang ditampilkan di Super Adventure Monster Road 2018 ini tentunya tidak kalah seru dengan apa yang ada dikegiatan offroad lainnya,” beber Adjie didampingi Aswin Hidayat, Brand Communication Super Adventure.

Selain mendapatkan animo yang lebih besar dari peserta, sebut Adjie, hal menarik lainnya dari penyelenggaraan di Cirebon ini karena ada offroader perempuan yang berani bersaing melawan offroader laki-laki.

Adjie mengaku awalnya dirinya sempat khawatir dengan penyelenggaraan di Cirebon tidak akan semenarik di gelar di kota sebelumnya. Namun diluar dugaan di serie kedua di Cirebon ini justru mendapatkan animo lebih besar.

”Ini suguhan offroad baru, jadi awalnya sempat khawatir tidak akan diterima dengan baik di masyarakat. Tapi ternyata di Purwokerto suguhan offroad baru satu ini diterima baik di masyarakat. Tadinya kita juga khawatir di Cirebon ini, tapi tanpa disangka-sangka antusiasmenya justru lebih baik lagi,” ungkapnya.

Aswin menambahkan dengan menggelar Monster Road di tengah kota dia berharap kejuaraan offroad ini bisa lebih terekspos oleh generasi muda. Sebab biasanya kalau bicara offroad pasti di atas gunung dan di hutan. Dengan menggelar offroad di atas aspal dan obstacle yang tak kalah menantang pun tak kalah serunya. (adv/rie)

Berikut nama-nama juara di tiap kelasnya.

Di kelas 1000 keluar sebagai juara Dody Raharjo/ Antok (RHJRT) dengan catatan waktu 01:49.632.

Di kelas Under, juara diraih Andre Irawan/Nano (Semanggi Cocoa) dengan catatan waktu 01:40.760.

Kelas upper dimenangkan Wahyu Lamban/ Abi (Gudeg bu Tatik Racing Team) dengan catatan waktu 01:37.571.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *