Senin , 19 Agustus 2019
Breaking News
Home / Bandung Barat Ekspres / Perpustakaan Daerah Gagal Dibangun
FOKUS MEMBACA: Sejumlah anak tampak fokus membaca di sebuah perpustakaan. Rencana pembangunan perpustakaan daerah di Bandung Barat gagal terealisasi di tahun ini. Pemkab berencana melanjutkan di tahun depan.

Perpustakaan Daerah Gagal Dibangun

NGAMPRAH– Pemkab Bandung Barat gagal membangun Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Bandung Barat di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua di tahun ini. Anggaran pembangunan Perpusda tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 10 miliar.

Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bandung Barat, Rahadian Setiady membenarkan soal tidak terealisasinya pembangunan perpustakaan terbesar di Bandung Barat tersebut.

Dia menyebut, alasan gagalnya dibangun gedung Perpusda karena para peserta yang mengikuti proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) tidak memenuhi syarat dan kriteria.

“Karena alasan peserta yang akan mengerjakan tidak memenuhi syarat berdampak pada anggaran yang tidak bisa dicairkan. Mau tidak mau gedung ini batal dibangun tahun ini,” katanya di Ngamprah, Rabu (7/8).

Namun dirinya tak putus asa bahwa pada tahun mendatang rencana pembangunan Perpusda bisa terealisasi sesuai dengan perencanaan dan target. Terlebih anggaran pembangunan gedung tersebut dikucurkan dari pemerintah pusat.

“Sementara jika dilelangkan kembali sekarang, itu sangat tidak memungkinkan. Mudah-mudahan saja tahun depan bisa dimulai untuk pembangunan gedung ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui, gedung Perpusda rencananya akan dibangun dua lantai. Koleksi buku akan disimpan di lantai 1 dan sebagian lantai 2. Di lantai 2, juga akan ada ruang serbaguna, kafe, dan taman.

Adapun Pemerintah Kabupaten Bandung Barat merupakan salah satu daerah yang mendapatkan DAK untuk gedung Perpusda tahun ini. “Padahal di seluruh Indonesia, hanya ada 10 daerah yang mendapatkan bantuan tersebut, salah satunya KBB ini,” katanya.

Rahadian menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menumbuhkan minat baca. Saat ini pihaknya juga terus memberikan bantuan berupa perlengkapan komputer dan koleksi buku terhadap sejumlah taman baca masyarakat (TBM) dan perpustakaan desa.

“Pemerintah daerah terus mendorong agar minat baca terus meningkat. Salah satunya dengan mendukung berdirinya TBM di berbagai wilayah di Bandung Barat,” tandasnya. (drx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *