Selasa , 18 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / Pesta di Kandang Lawan
WAHYUDIN/JAWAPOS ANGKAT TROFI: Ekspresi dari para pemain Persib Bandung saat berhasil menjadi juara dalam Piala Presiden di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin (18/10)

Pesta di Kandang Lawan

Gelora Bung Karno Membiru

WAHYUDIN/JAWAPOS  EUFORIA: Ilija SPasojevic menunjukkan Piala Presiden kepada bobotoh di SUGBK, kemarin
WAHYUDIN/JAWAPOS
EUFORIA: Ilija SPasojevic menunjukkan Piala Presiden kepada bobotoh di SUGBK, kemarin

darikita.com, KESUKSESAN Maung Bandung merebut gelar juara turnamen Piala Presiden 2015 disambut meriah bobotoh. Bahkan usai laga final kemarin malam, ribuan bobotoh di Bandung berfestafora, mereka tumplek hingga memadati seluruh ruas jalanan di Kota Kembang.

Kemenangan atas Sriwijaya FC itu tentunya disambut baik Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman. Pasalnya, kemenangan di Stadion Utama Senayan Jakarta (SUGBK) merupakan hal yang sudah lama diimpikan, sejak terjadinya pertikaian antara bobotoh dan supporter Persija Jakarta (The Jakmania).

Persib sendiri terakhir kalinya merasakan gelar juara di Stadion ini saat kompetisi Liga Indonesia pertama atau 20 tahun silam. Atas dasar itu, tentunya sangat maklum jika Djanur –panggilan akrabnya- merasa bangga karena bisa berfesta di ibukota yang notabene menjadi rival bobotoh.

” Membanggakan bisa menang atas Sriwijaya FC di stadion kebanggan warga Indonesia dan dihadiri dengan bobotoh. Perjuangan mereka untuk sampai ke sini sungguh luar biasa,” katanya.

Selain itu, Djanur pun menegaskan bahwa kemenangan melawan Sriwijaya FC begitu emosional. Tak mudah Atep dan kolega memenangi laga puncak ini. Saat berlangsungnya laga, Maung Bandung dipaksa bermain sedikit lebih bertahan. Anak asuhan Benny Dollo terus menggempur pertahanan yang dikawal Persib pasca tercipta 2 gol ke gawang SFC.

”Ini kemenangan yang membanggakan buat kami. Hasil ini tidak digapai dengan mudah, respek untuk Sriwijaya karena terus memberikan tekanan terutama di babak kedua. Selain itu kita juga disiplin pertahankan kemenangan,” ulasnya.

Seperti diketahui, meski hubungan bobotoh dan The Jakmania tidak harmonis, namun hal itu tak menciutkan nyali bobotoh untuk datang ke Jakarta. Setidaknya, lebih dari 80 ribu bobotoh menyaksikan langsung pertandingan itu. Bahkan SUGBK yang tadinya biasa berwarna orange (The Jakmania), kemarin berubah menjadi lautan biru.(bbs/asp)

Check Also

Jamin Pelaksanaan Mudik Aman

CIMAHI – Untuk membe­rikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara yang akan mudik melintasi jalur Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *