Selasa , 18 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / PSIT Hadapi Persib U-21 di Kuningan
DOK/RADAR CIREBON Di MUKA GAWANG : Andri Wihanu diantara pemain belakang dan penjaga gawang Persitas Tasik Malaya saat bermain untuk CIC FC di Piala Nusantara 2014.

PSIT Hadapi Persib U-21 di Kuningan

DOK/RADAR CIREBON Di MUKA GAWANG : Andri Wihanu diantara pemain belakang dan penjaga gawang Persitas Tasik Malaya saat bermain untuk CIC FC di Piala Nusantara 2014.
DOK/RADAR CIREBON
Di MUKA GAWANG : Andri Wihanu diantara pemain belakang dan penjaga gawang Persitas Tasik Malaya saat bermain untuk CIC FC di Piala Nusantara 2014.

darikita.com, CIREBON – PSIT Kota Cirebon langsung berhadapan dengan tim kuat di laga perdana Grup B Super Soccer Jala (Jago Bola) Pasundan. Klub sepak bola amatir tertua di Cirebon itu akan bertemu Persib U-21 di Stadion Mashud Wisnu Saputra, Kabupaten Kuningan, besok(7/10). Namun demikian, nama besar Persib Bandung tak membuat PSIT gentar.

Asisten manajer PSIT Abda Sohib mengatakan, timnya sudah siap meladeni permainan Maung Ngora, julukan Persib U-21. Untuk mengantisipasi permainan terbuka Persib U-21, PSIT akan menurunkan sejumlah pemain muda. Muhammad Dofir dipercaya dibawah mistar gawang. Kombinasi empat pemain, Medi Faisal, Rojak, Irfan Hidayat dan Irsan akan menjaga lini belakang dari gempuran Maung Ngora.

Di lini depan, PSIT mengandalkan penyerang haus gol yang ditransfer dari CIC FC, Andri Wihanu. Kecepatan dan kemampuan individual Andri akan dimanfaatkan untuk menyambut sodoran bola dari lini tengah yang dipercayakan kepada Galuh, Tata, Umar dan Biyan Sulistiantono saat melakukan counter attack. ”Kita percaya pada kemampuan anak-anak muda,” cetus Sohib, kemarin.

PSIT berada di Grup B Wilayah II Super Soccer Jala Pasundan 2015 bersama Persib U-21 dan STKIP Muhammadiyah Kuningan. Seluruh pertandingan wilayah II digelar di Stadion Mashud Wisnu Saputra. Setelah persib U-21, STKIP Muhammadiyah akan menjadi lawan PSIT, 10 Oktober mendatang.

”Wilayah II yang berpusat di Kuningan terdiri dari sembilan tim dengan pembagian tiga grup. Empat tim lolos ke semifinal, yaitu tiga juara grup plus satu runner-up terbaik,” tutur Sohib.

Untuk jadi juara Grup B, upaya PSIT tentu harus luar biasa. Selain harus menaklukan Persib U-21 yang menjadi unggulan pertama, Andri Wihanu dan kawan-kawan harus menghadapi kekuatan tak terduga dari STKIP Muhammadiyah Kuningan.

”Kalau bicara peluang, tentu selalu ada. Jika peluang untuk juara grup terasa amat sulit, maka kami akan berusaha keras mendapatkan posisi runner-up terbaik untuk lolos ke semifinal,” kata Sohib.

Sementara itu, di Grup A, Pesik Kuningan akan bersaing dengan Geger FC Kabupaten Cirebon dan Unswagati FC Kota Cirebon. Sedangkan Al-Jabbar FC Kabupaten Cirebon akan bertemu PBR U-21 dan UNIKU FC Kabupaten Kuningan di Grup C. Anehnya, tak ada nama PSGJ Kabupaten Cirebon. Kabar beredar bahwa PSGJ mundur dari turnamen ini.

Belum jelas apa alasan PSGJ mengundurkan diri dari turnamen Super Soccer Jala Pasundan 2015 yang digelar Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat. Dua petinggi laskar wali bangkit – julukan PSGJ – Mutaqin Billah dan Sobari, tak menjawab saat telpon genggamnya dihubungi Radar Cirebon untuk konfirmasi. (ttr/asp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *