Kamis , 22 Oktober 2020
Home / bandung raya / Rp 3 M Untuk Tambah Fasilitas Pasien Covid-19

Rp 3 M Untuk Tambah Fasilitas Pasien Covid-19

CIMAHI – Untuk menambah pelayanan bagi pasien Corona Virus Disease (Covid-19), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat tengah menambah fasilitas rumah sakit. Saat ini penambahan fasilitas tersebut tengah dilelangkan.

Ada tiga paket yang sudah masuk tahapan lelang. Pertama pembuatan Ruangan Isolasi Tindakan Hemodialisa di Ruang HD Eksisting 1 TT. Anggarannya mencapai Rp 500 juta.

Kedua Pemasangan Tata Udara di Ruang Isolasi Covid-19 C6 dengan besaran anggaran Rp. 1,2 miliar serta pembuatan dan perbaikan selasar jalur transportasi pasien Covid-19 area IGD dengan besaran anggaran Rp 299 juta lebih.

”Iya saat ini sedang proses lelang di ULP (Unit Layanan Pengadaan). Dari bantuan Pemprov Jabar,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Cibabat, Reri Marliah, saat dihubingi, Kamis (24/9).

Dia menjelaskan, penambahan fasilitas di RSUD Cibabat untuk memaksimalkan pelayanan terhadap pasien Covid-19 agar sesuai kriteria tanggap darurat Covid. Jadi, tegas Reri, penambahan fasilitas ini memang dibutuhkan.

Untuk itu, pihaknya menargetkan proses lelang berjalan lancar tanpa mengalami kegagalan sehingga proses pengerjaan bisa segera dilaksanakan dan bisa langsung dimanfaatkan untuk penanganan pasien Covid-19.

”Semuanya harus terelaisasi tahun ini tidak boleh loncat tahun karena bantuannya untuk tahun ini. Jadi saya berharap bisa dikerjakan cepat supaya bisa berfungsi dengan baik dan dimanfaatkan pasien,” jelasnya.

Dipaparkan Reri, sebetulnya untuk ruang hemodialisa sudah ada. Namun khusus untuk isolasi bilamana pasien hemodialisa yang terkonfrimasi positif Covid-19 belum ada. Ruang hemodialisa terkonfirmasi positif dengan pasien umum harus terpisah.

”Apabila nanti disatukan dengan pasien hemodialisa yang ternyata terkonfirmasi itu akan lebih memperparah kondisi. Maknanya kita mengajukan ada ruang khusus pasien hemodialisa,” papar Reri.

Untuk pengadaan tata utara, lanjut Reri, yang sudah ada saat ini di RSUD Cibabat adalah tekanan negatif yang mengandalkan hepa filter. Apalagi khusus anak yang imunitas belum kuat.

”Dikhawatirkan kalau hanya hepafilter saja ini tidak akan bisa melindungi dengan baik pasien maupun tenaga kesehatannya,” bebernya. Sementara selasar nantinya akan berfungsi untuk mengirim pasien dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) ke ruang isolasi khusus pasien Covid-19.

”Jadi ada jalur khusus untuk nanti transfer pasien dari IGD ke ruang isolasi,” tandas Reri.(mg3/ziz)

Check Also

Jabar Capai Angka Reproduksi Covid-19 Terendah ke-4

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyebut, Provinsi Jabar berada di urutan keempat terendah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *