Senin , 17 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / Sopir Gojek Diduga Langgar Perjanjian
SERANG BALIK: Ratusan Gojek mendatangi pangkalan ojek Cibiru, Jalan A.H. Nasution, kota Bandung, Kamis (22/10). Kedatangan Go-Jek tersebut bermaksud membalas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum pangkalan ojek kawasan Cibiru.

Sopir Gojek Diduga Langgar Perjanjian

darikita.com, – Pasca insiden penyerangan sopir Gojek terhadap ojek pangkalan di kawasan Cibiru beberapa waktu lalu, kondisi di daerah tersebut kini mulai kondusif. Namun, sopir Gojek tetap tidak boleh melanggar ketentuan. Yakni, tidak mengambil order dari kawasan Jalan Manisi dan sekitarnya.

Hal ini diungkapkan Wawan Darmawan, salah satu sopir Gojek asal Kawaluyaan. Menurut dia, insiden tersebut memang berawal dari kesalahan salah satu sopir Gojek. Sopir tersebut mengambil order dari pelanggan yang tinggal di Jalan Manisi. Padahal, sebelumnya sudah ada perjanjian di atas materai dengan ojek pangkalan setempat.

’’Isi perjanjian tersebut, Gojek tidak boleh mengambil order yang berasal dari pelanggan di Jalan Manisi. Memang pas daftar Gojek, hal ini sudah dijelaskan oleh pihak kantor. Tapi, ada satu sopir yang melanggar,’’ jelas Wawan kepada Bandung Ekspres di kawasan Taman Lansia kemarin (24/10).

Saat sopir tersebut hendak mengambil order ke Jalan Manisi, dia kena hantam batu oleh sopir ojek pangkalan hingga jatuh. Tapi, tidak dipukuli. Suami pelanggan Gojek yang saat itu mengantar istrinya menuju sopir Gojek juga kena lemparan batu. Kejadian ini mengakibatkan sopir mengalami luka-luka.

Hari berikutnya, ojek pangkalan menyerahkan smartphone dan data milik sopir Gojek yang melanggar perjanjian kepada kepolisian setempat. Hal ini dimaksudkan sebagai keluhan dari ojek pangkalan bahwa Gojek sudah melanggar perjanjian.

Tak lama kemudian, tujuh sopir Gojek menggunakan atribut lengkap hendak mendatangi Polsek Panyileukan untuk menindaklanjuti laporan dari ojek pangkalan. Namun, karena jumlah mereka yang cukup banyak, oleh ojek pangkalan disangka hendak menyerang. Sehingga, mereka dicegat oleh ojek pangkalan dan dianiaya. ’’Yang saya nggak ngerti, sopir angkot juga ikutan menganiaya. Padahal, dia (sopir angkot) tidak ada sangkut pautnya dengan kejadian ini,’’ ucapnya.

Pada hari yang sama, kabar penganiayaan ojek pangkalan terhadap Gojek menyebar cepat. Ratusan sopir Gojek pun mendatangi ojek pangkalan Cibiru untuk membalas. Untungnya, polisi segera datang. Insiden ini pun akhirnya ditindaklanjuti oleh polisi dan masih dalam tahap penyelidikan.

Fenomena Gojek memang menimbulkan resistensi di kalangan sopir ojek pangkalan. Pasalnya, Gojek menawarkan harga yang terjangkau dan kepraktisan bagi customer-nya sehingga mengurangi order ojek pangkalan. Hanya tinggal order via smartphone, sopir akan menjemput Anda di lokasi. Banyak sopir ojek pangkalan yang berpindah jadi sopir Gojek, karena tergiur penghasilan besar. Namun, ada pula yang menjalani dua-duanya.

’’Seperti di Ujungberung, itu ojek pangkalannya sudah daftar Gojek. Tapi masih mangkal. Ya mungkin ada jam-jam tertentu mereka take order dari Gojek,’’ ungkap Wawan.

Namun, sopir Gojek juga sering berbagi dengan sopir ojek pangkalan. Seperti di daerah Antapani dan Arcamanik. Di daerah tersebut, memang banyak sopir ojek pangkalan. Oleh karena itu, Wawan selalu meghampiri mereka sebelum menjemput customernya di daerah tersebut. Dia selalu menawarkan setengah dari tarif untuk diberikan kepada ojek pangkalan.

’’Masalah mereka itu kan penghasilannya berkurang. Jadi biasanya saya tawarin, pak ini ada order di jalan anu. Kalau dizinkan, saya jemput sendiri. Kalau tidak, bapak bisa ambil setengah dari bayaran saya (Rp 5 ribu) untuk antar customer ke saya. Tapi kalau nggakboleh banget juga nggak apa-apa,’’ terang Wawan memperagakan cara bicara dengan ojek pangkalan.

Jika dibandingkan, penghasilan ojek pangkalan dan Gojek memang berbeda jauh. Setiap ambil order, sopir Gojek dapat minimal Rp 20 ribu. Namun, jika jarak yang ditempuh Gojek mencapai 25 KM, sopir akan dapat sekitar Rp 90 ribu. Padahal, customer tetap kena tarif Rp 10 ribu.

Berbeda dengan ojek pangkalan yang tarifnya tidak menentu. Tak jarang calon penumpang harus tawar menawar dengan sopir ojek untuk dapat harga yang pas. Syukur-syukur jika ada ojek yang lewat di depan rumah, pelanggan bisa langsung mencegat. Jika tidak ada, pelanggan pula yang harus menghampiri pangkalan ojek.

Ada lagi keuntungan lain bagi sopir Gojek, yakni tambahan penghasilan dari poin. Setiap dapat lima poin, sopir Gojek akan dapat bonus Rp 50 ribu. Sehingga, dalam satu hari, jika sopir Gojek dapat mengambil 10 order jenis transport jarak dekat, dia sudah mengantongi Rp 300 ribu. Jika jaraknya jauh, tentu yang dihasilkan lebih banyak. ’’Enak mah kalau GoFood. Poinnya tiga,’’ kata Adi, sopir Gojek asal Buahbatu.

Kemudian, saat daftar Gojek, setiap sopir akan diberi helm, jaket, dan smartphone jenis tertentu beserta simcard-nya. Jenisnya pun harus merek sponsor. ’’Tapi kalau hape mah nyicil Rp 250 ribu seminggu. Hapenya juga kan bukan hape mahal. Yang Rp 900 ribuan. Jadi ya nggak masalah,’’ jelas Adi.

Dalam aplikasi Gojek, pelanggan dapat memilih beberapa menu. Di antaranya, Transport, GoFood, dan Instant Courier. Bahkan, saat ini ada lagi layanan baru. Yakni, GoClean, GoMassage, GoGlam dan GoBox. Pelanggan juga bisa membayar via Gojek Credit. Pelanggan tinggal transfer ke rekening Gojek minimal Rp 100 ribu. Selanjutnya, jika bayar order tidak perlu menggunakan uang tunai. Tinggal memilih menu pembayaran via Gojek Credit, maka saldo pelanggan akan berkurang sendiri.

Menurut Adi, keuntungan tersebut sangat menggiurkan. Sehingga tak heran, banyak yang awalnya pekerja kantoran berpindah haluan jadi sopir Gojek. Sebab, jika order ramai seperti malam Minggu, dalam satu hari, sopir Gojek bisa mendapatkan penghasilan Rp 1 juta. ’’Itu kalau tidak berhenti take order. Ya kalau dulu Rp 2 juta harus nunggu sebulan, sekarang mah dua minggu juga bisa,’’ kata Wawan. (tam/hen)

Check Also

Benfica vs Bayern Muenchen, Aguias Bakal Putus Rekor Buruk

darikita.com, 1-0. Meski menjadi modal penting bagi langkah Bayern Muenchen menantang Benfica di Estadio da Luz …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *