Sabtu , 6 Juni 2020
Home / Bisnis / Tingkatkan PAD, Jaswita Kelola Hotel Preanger

Tingkatkan PAD, Jaswita Kelola Hotel Preanger

BANDUNG – PT Jasa dan Kepariwisataan Jawa Barat (Perseroda) melakukan penyelesaian perjanjian kerja sama dengan PT Bina Inti Dinamika. Pasalnya, penyelesaian tersebut sejalan dengan visi Gubenur Jawa Barat Ridwan kamil menjadikan Jaswitas sebagai sektor pariwisata dan lokomotif pembangunan di Jawa Barat.

“Sebagai BUMD yang bergerak di bidang Jasa dan Kepariwisataan, Jaswita Jabar telah diamanahkan oleh Gubernur Jabar untuk mampu mengelola aset-aset strategis milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ucap Direktur Utama Jaswita Jabar, Deni Nurdyana di Hotel Preanger Jalan Asia Afrika Nomor 81, Kota Bandung, Minggu (2/2).

Deni menjelaskan, penyelesaian perjanjian kerja sama ini karena telah ditentukan, sehingga berakhir pada 2 Februari 2020 (hari ini), dan pihaknya pun memutuskan untuk mengelola Grand Hotel Preanger.

Menurutnya, sebagai tindak lanjut dari penyelesaian kerja sama ini, PT Bina Inti Dinamika masih diberi waktu untuk membereskan masalah internal serta membantu proses audit yang akan dilakukan oleh lembaga independen atau BPKP serta memberikan alih pengetahuan kepada tim Jaswita.

“Jaswita Jabar ikut mendukung dengan cara terjun langsung ke industri perhotelan agar bisa berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

Pihaknya, kata dia, mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada PT Bina Inti Dinamika atas kerjasama selama 30 tahun serta upaya PT BID menjadi Grand Hotel Preanger sebagai salah satu simbol dan daya tarik pariwisata di Jabar.

“Jaswita Jabar memiliki beberapa hotel yang dikerjasamakan dengan mitra-mitra strategis. Di antaranya Hotel Aryaduta Bandung, Hotel Salak Heritage Bogor, dan Hotel Perdana Wisata Bandung,” paparnya.

Pada 2020, Jaswita Jabar menargetkan akan membangun beberapa proyek strategis di antaranya Hotel Bandara Kertajati di Majalengka, Resort dan Pusat Budaya di Pangandaran, pembangunan kawasan wisata di Ranca Upas Ciwidey, serta cafe dan hotel di Jalan Ambon Kota Bandung.

Sementara itu, ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Cucu Sugyati mengatakan penyelesaian kerja sama tersebut sudah sesuai aturan sehingga hotel-hotel di Jawa Barat harus di kelola oleh Jaswita.

“Alhamdulillah pada hari ini ada penandatangan penyelesaian antara PT Jaswita dengan PT Bina Inti Dinamika tentunya saya mengucapkan terimakasih kepada BID ini bahwa setelah bekerja sama kurang lebih 30 tahun bekerja sama harus dipisahkan,” katanya.

Kendati begitu, pihak DPRD Jawa Barat berharapan Jaswita mampu mengelola hotel-hotel di Jawa Barat sehingga bisa menghasilkan PAD terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan kedepannya bisa lebih maju lagi.

“Mudah-mudahan dengan dikelola sendiri tentunya akan meningkat pendapatan daerah khususnya dari Jaswita itu sendiri dan pengelolaan hotel ini,” harap Cucu. (mg1)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *