Senin , 17 Juni 2019
Breaking News
Home / BERITA UTAMA / Tragedi Klub Inggris
Arsenal

Tragedi Klub Inggris

Arsenal
Arsenal

 darikita.com, LONDON – Derita klub-klub Inggris di panggung Liga Champions masih berlanjut. Dinihari kemarin, Arsenal mengalami kekalahan kedua beruntun setelah secara mengejutkan dipecundangi tim tamu Olympiacos dengan skor 3-2. Sementara Chelsea, satu-satunya wakil Inggris yang meraih kemenangan pada laga perdana Liga Champions, akhirnya ikut merasakan kekalahan ketika menghadapi tuan rumah FC Porto.

Menjamu Olymiacos di Emirates, Wenger menurunkan hampir semua pemain terbaiknya, tetapi menyimpan Petr Cech di bangku cadangan dan lebih mempercayakan posisi kiper kepada David Ospina. Namun Wenger harus membayar mahal keputusan itu. Ospina tampil di bawah performa. Gawangnya kebobolan tiga gol, dimana satu diantaranya tercipta akibat blunder yang dilakukan Ospina pada menit 40.

Pertandingan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Olympiacos. Itu adalah kemenangan pertama Olympiacos setelah sebelumnya selalu menelan kekalahan dalam 12 laga di Inggris. Bagi Arsenal, itu menjadi kekalahan kedua beruntun setelah sebelumnya dipecundangi oleh PSV Eindhoven pada laga perdana, 17 September lalu.

Dalam 15 tahun terakhir, Arsenal tak pernah menelan kekalahan beruntun pada dua laga awal fase grup Liga Champions. Dalam kurun itu, The Gunners juga selalu lolos dari fase grup. Sekarang Arsenal terjerembab di peringkat buncit klasemen Grup G, sekaligus mempersulit kans mereka untuk lolos dari fase grup. Pasalnya, Arsenal masih harus menghadapi laga home and away melawan raksasa Jerman Bayern Munchen.

Wenger mencoba bersikap tenang dan optimis menyikapi peluang timnya. ”Masih memungkinkan bagi kami untuk lolos, tapi sulit menerima kekalahan pada laga seperti ini. Kami kalah karena kurangnya konsentrasi di lini pertahanan dan kurangnya keberuntungan,” kata Wenger dalam laman resmi UEFA.

”Olympiacos melepaskan empat tendangan ke gawang dan dari jumlah itu kami kebobolan tiga gol. Titik baliknya adalah saat skor 2-2 lalu kami membiarkan mereka kembali mencetak gol,” lanjut Wenger. ”Jika kami bisa mempertahankan keadaan imbang itu selama lima menit, kami sebenarnya bisa memenangkan laga.”

Kekalahan juga dialami wakil Inggris lainnya, Chelsea, yang pada laga perdana menjadi satu-satunya dari empat wakil Inggris yang meraih kemenangan. Bertamu ke Estadio do Dragao, tim arahan Jose Mourinho ini dipaksa menyerah 2-1 dari FC Porto. Dengan kekalahan itu, musim ini Inggris yang diwakili Chelsea, Manchester City, Arsenal, dan Manchester United, mencatat awal yang sangat buruk di Liga Champions.

Kekalahan tersebut semakin mencemari pamor Premier League yang selama ini dikenal sebagai kompetisi terbaik di dunia. Dengan kekalahan yang dialami Chelsea, total wakil-wakil Premier League sudah menelan lima kekalahan dari enam laga awal fase grup di Liga Champions musim ini.

Wakil-wakil Inggris harus mampu menghentikan tren negatif ini. Pasalnya, jika terus berlanjut, akan mempengaruhi koefisien Premier League di antara liga-liga lain di Eropa. Resiko terburuknya adalah pengurangan jatah perwakilan dari empat tim menjadi tiga tim saja pada Liga Champions musim berikutnya. (ish/asp)

Check Also

Jamin Pelaksanaan Mudik Aman

CIMAHI – Untuk membe­rikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara yang akan mudik melintasi jalur Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *